Pendiri Lululemon Cerai Tanpa Prenup, Harta Gono-gini Mencapai Rp 100 Triliun

Pendiri Lululemon Cerai Tanpa Prenup, Harta Gono-gini Mencapai Rp 100 Triliun

Jakarta -

Pendiri Lululemon, Chip Wilson, tengah menghadapi perceraian setelah lebih dari 20 tahun menikah dengan Shannon "Summer" Wilson. Pasangan tersebut dilaporkan tidak memiliki perjanjian pranikah atau prenup.

Proses hukum perceraian mereka telah diajukan di Supreme Court of British Columbia pada April 2026. Isi perkara tersebut masih disegel sehingga detail mengenai aset dan kesepakatan perceraian belum diketahui publik. Kini harta sang miliarder jadi sorotan karena menjadi bagian dari gono gini.

Chip Wilson merupakan salah satu miliarder Kanada. Bloomberg Billionaires Index memperkirakan, kekayaan pebisnis 71 tahun itu mencapai sekitar US$ 6,1 miliar atau sekitar Rp 108 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika seluruh kekayaandibagi dua, secara matematis nilainya mencapai sekitar US$3,05 miliar atau sekitar Rp 54 triliun. Meski begitu, angka tersebut bukan berarti Summer Wilson otomatis akan mendapatkan Rp 54 triliun
Pasalnya, hukum keluarga di Kanada membedakan antara family property dan excluded property.

Di Kanada, aset yang termasuk family property pada dasarnya dibagi rata ketika pasangan berpisah. Kategori ini dapat mencakup rumah, rekening bank, investasi hingga kepemilikan dalam sebuah bisnis. Sementara itu, aset yang sudah dimiliki seseorang sebelum hubungan dimulai umumnya masuk kategori excluded property dan tidak otomatis dibagi.

Artinya, jika Chip sudah memiliki aset tertentu sebelum menikah pada 2002, bukan berarti seluruh nilai aset itu otomatis menjadi milik bersama. Yang dapat masuk perhitungan adalah pertumbuhan nilainya selama hubungan, tergantung klasifikasi dan kondisi masing-masing aset.

Chip dan Summer menikah pada 2002. Sebelum menjadi pasangan hidup, Summer merupakan salah satu orang yang terlibat dalam masa awal Lululemon dan disebut sebagai founding lead designer. Chip sendiri mendirikan Lululemon di Vancouver pada 1998. Perusahaan yang awalnya berfokus pada pakaian yoga itu kemudian berkembang menjadi salah satu merek athleisure terbesar di dunia.

Chip mundur dari posisi chairman pada 2013 dan meninggalkan jajaran dewan pada 2015, tetapi tetap menjadi salah satu pemegang saham terbesar perusahaan. Saat ini, Chip memiliki saham sekitar 8,7%.

Saksikan Live DetikSore :

(kik/kik)