Pemuka agama di Denpasar dilindungi BPJS - ANTARA News Bali

Pemuka agama di Denpasar dilindungi BPJS - ANTARA News Bali

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada para pemuka agama, termasuk pemberian santunan kematian kepada ahli waris pemuka agama yang meninggal dunia.

Salah satunya saat Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris mendiang Ida Sira Mpu Nabe Dharma Sunu dari Griya Sira Mpu Pande, Desa Adat Tonja, Selasa.

Santunan yang diserahkan melalui BPJS Ketenagakerjaan tersebut mencapai Rp42 juta.

Penyerahan santunan turut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Denpasar Adventus Edison Souhuwat, Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar I Gusti Ayu Ngurah Raini, serta perwakilan OPD terkait.

Jaya Negara berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah membantu merealisasikan santunan kematian ini. Semoga dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujar Jaya Negara.

Menurut Jaya Negara, pemberian santunan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata perhatian Pemerintah Kota Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan terhadap para pemuka agama.

Perlindungan sosial bagi pemuka agama dinilai penting mengingat mereka memiliki peran dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Karena itu, Pemkot Denpasar terus mendorong agar para pemuka agama mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Jaya Negara menegaskan, perlindungan tersebut tidak hanya diberikan kepada pemuka agama Hindu. Pemkot Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada pemuka agama dari berbagai agama.

"Pemkot Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan telah berkoordinasi untuk mengikutsertakan para pemuka agama, tidak hanya dari agama Hindu. Harapannya, jika terjadi kedukaan seperti ini, santunan dapat sedikit meringankan beban keluarga," kata Jaya Negara.

Ia berharap kolaborasi antara Pemkot Denpasar dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pemuka agama yang memperoleh jaminan perlindungan sosial.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.