Pemprov NTB menyiapkan konsep wisata Sade pascakebakaran
Mataram, NTB (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan konsep pengembangan wisata di kawasan Sade, Kabupaten Lombok Tengah, pascakebakaran dengan tetap memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan upaya tersebut penting dilakukan untuk memastikan warga tetap memiliki aktivitas ekonomi di tengah kondisi kawasan Sade yang terdampak kebakaran.
"Untuk menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi harian daripada warga-warganya di situ," ujarnya pada wartawan di Mataram, Senin.
Ia mengatakan aktivitas wisata di Sade tetap perlu dijaga agar masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kunjungan wisatawan tetap memiliki sumber pendapatan.
Menurut Aulia, salah satu arahan Gubernur NTB adalah menjadikan kondisi Sade sebelum dan setelah kebakaran sebagai bagian dari daya tarik edukasi bagi wisatawan.
Ia mengatakan paket kunjungan wisata ke Sade tetap dapat dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi kawasan pascakebakaran. Terlebih lagi, Sade menjadi paket destinasi wisata yang harus dikunjungi setiap pelaksanaan MotoGP.
Selain itu, pemerintah mempertimbangkan keterkaitan destinasi Sade dengan kawasan Kuta Mandalika. Hal tersebut membutuhkan komunikasi dan koordinasi antarpihak agar aktivitas pariwisata sekaligus perekonomian masyarakat tetap berjalan.
Menurut dia, konsep tersebut masih perlu dibahas bersama para pemangku kepentingan untuk menentukan bentuk penyajian wisata yang tepat, sekaligus tetap menjaga nilai budaya dan sejarah Sade.
"Pemerintah berharap pengembangan konsep wisata pascakebakaran tersebut dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata dan memastikan masyarakat Sade tetap memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas kunjungan wisatawan," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah, Faisal Mahasiswa PKL
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026