Pemprov Lampung: Studi tiru Pemprov NTB buka peluang kerjasama daerah
Pemprov Lampung: Studi tiru Pemprov NTB buka peluang kerjasama daerah
Rabu, 30 September 2026 21:13 WIB
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Anang Risgiyanto memberikan keterangan setelah pelaksanaan kegiatan studi tiru Pemprov NTB ke Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan adanya kegiatan studi tiru terkait Program Desaku Maju Lampung oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat membuka peluang kerjasama antar daerah.
"Beberapa waktu lalu Gubernur Lampung sudah bertemu dengan Gubernur NTB dan berbicara terkait desa. Dan ternyata di NTB memiliki program pengembangan desa juga seperti disini yakni Program Desa Berdaya, sehingga mereka melakukan studi tiru ke Lampung," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Anang Risgiyanto di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan dari kegiatan studi tiru terkait pengembangan desa di Provinsi Lampung tersebut dapat membuka peluang, serta memperkuat kerjasama antar daerah.
"Di Lampung ada Program Desaku Maju, dan yang mereka ingin pelajari dari program yang hampir serupa dengan milik mereka, karena program pengembangan desa di Lampung ternyata dapat membentuk, serta membangun ekosistem ekonomi di desa secara terintegrasi," katanya.
Kemudian melalui ekosistem yang terintegrasi tersebut ternyata dapat memberi nilai tambah terhadap komoditi serta meningkatkan produktivitas di Lampung.
"Peluang kerjasama antar daerah yang dapat dikolaborasikan antar dua provinsi tersebut adalah dengan pengelolaan sumber daya alam yang ada di dua daerah. Di NTB ada biji timah dan dari studi tiru ini diharapkan menarik penguatan kerjasama antar daerah terutama terkait pengembangan desa," tambahnya.
Tanggapan tambahan dikatakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Fathul Gani.
"Studi tiru Program Desaku Maju oleh Pemerintah NTB ini dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2046. Dari kegiatan ini bisa dikolaborasikan berbagai hal dari sisi sumber daya mirip antar dua provinsi seperti potensi pertanian, kelautan, perkebunan yang ada di Provinsi Lampung bisa diterapkan di NTB," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Fathul Gani.
Ia melanjutkan Provinsi NTB pun memiliki sejumlah keunggulan, serta komoditas yang dapat dikerjasamakan dengan Provinsi Lampung agar dikembangkan.
"Sebaliknya kita memiliki komoditas padi, jagung, dan berbagai komoditas lain, tinggal mencari formulasi agar dapat memberi nilai tambah pada komoditas mulai dari proses hulu ke hilir, agar bisa memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat," kata dia.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.