Pemkot Kupang mendukung pembinaan calon jamaah haji 2027 sejak dini
Pemkot Kupang mendukung pembinaan calon jamaah haji 2027 sejak dini
Selasa, 8 September 2026 20:18 WIB
Sejumlah calon jamaah haji mengikuti kegiatan pra-manasik haji yang digelar IPHI Kota Kupang di Kupang, Nusa Tenggara Timur. ANTARA/HO-Pemkot Kupang
Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendukung pembinaan calon jamaah haji 2027 sejak dini melalui program pra-manasik yang dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kesiapan spiritual, pengetahuan, fisik, dan mental jamaah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang Hengky C. Malelak di Kupang, Selasa, mengatakan Pemkot Kupang menyambut baik inisiatif Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Kupang yang mulai melakukan pembinaan calon jamaah haji sejak jauh sebelum masa keberangkatan.
“Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahim dan memperkuat semangat kebersamaan di antara para calon jamaah haji, para alumni haji serta seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap penyelenggaraan ibadah haji,” katanya.
Menurut dia, ibadah haji merupakan perjalanan yang membutuhkan kesiapan menyeluruh. Bukan hanya kemampuan memahami tata cara ibadah, tetapi juga kesiapan spiritual, kesehatan, mental dan pengetahuan.
“Karena itu, pembinaan yang dimulai sejak awal dinilai akan membantu calon jamaah menghadapi setiap tahapan perjalanan haji dengan lebih tenang dan percaya diri,” ujarnya.
Dia mengatakan konsep napak tilas yang menjadi bagian dari kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Calon jamaah diajak belajar dari pengalaman mereka yang telah lebih dahulu menunaikan ibadah haji. Pengalaman para alumni diharapkan tidak berhenti sebagai cerita, tetapi menjadi pengetahuan praktis bagi calon jamaah dalam mempersiapkan diri menghadapi perjalanan spiritual ke Tanah Suci.
“Pemerintah Kota Kupang senantiasa memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Dia mengatakan, dengan dukungan pemerintah, IPHI, para alumni haji, pembimbing serta masyarakat, persiapan menuju musim haji 2027 diharapkan tidak menjadi proses yang berlangsung sesaat, tetapi menjadi perjalanan pembinaan yang dilakukan secara bertahap hingga calon jamaah benar-benar siap.
Sementara itu, Ketua Panitia Haji Rumadi menjelaskan bahwa pelaksanaan pra-manasik merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi IPHI Kota Kupang dalam memberikan edukasi kepada calon jamaah haji yang akan berangkat pada 2027.
Menurut dia, pembinaan calon jamaah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan organisasi persaudaraan haji dan berbagai elemen masyarakat.
IPHI Kota Kupang, kata Rumadi, mengambil bagian dengan memberikan pembelajaran mengenai rukun, syarat, wajib serta sunah-sunah dalam pelaksanaan ibadah haji.
Sementara itu, Ketua IPHI Kota Kupang yang juga Ketua MUI Kota Kupang, Haji Muhammad MS, menekankan bahwa kesiapan calon jamaah harus dibangun dari berbagai sisi.
“Perjalanan ibadah haji boleh jadi kita berangkat bersama, naik kendaraan bersama, sampai di Tanah Suci bersama, melaksanakan ibadah bersama dan pulang bersama, tetapi pengalaman spiritual masing-masing pasti berbeda. Semuanya tergantung sejauh mana kesiapan kita,” ujarnya.
Dia menyampaikan, pembinaan tidak hanya berisi materi tentang tata cara ibadah haji. Aspek kesehatan fisik juga menjadi perhatian. Kegiatan perdana diawali dengan jalan sehat dan senam sebagai bagian dari upaya membangun kebugaran calon jamaah sejak awal.
“IPHI Kota Kupang juga berkomitmen terus mendukung pemerintah dalam pelayanan jamaah, baik pada masa keberangkatan maupun kepulangan,” ujarnya.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.