Pemkot Bukittinggi terima Hibah Ambulance BTN dukung pelayanan RSUD

Pemkot Bukittinggi terima Hibah Ambulance BTN dukung pelayanan RSUD

Pemkot Bukittinggi terima Hibah Ambulance BTN dukung pelayanan RSUD

Kamis, 17 September 2026 14:38 WIB

Image Print

Perwakilan Bank Tabungan Negara (BTN) menyerahkan secara resmi satu unit Ambulance ke Pemkot Bukittinggi. Bantuan pelayanan kesehatan masyarakat ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kerjasama dengan pemerintah daerah. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi menerima bantuan hibah sarana pelayanan kesehatan berupa satu unit ambulance dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) yang ditujukan sebagai pendukung pelayanan rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Kamis (17/9) menyampaikan apresiasi kepada BTN atas hibah senilai Rp 739 itu. Ambulance tersebut akan dimanfaatkan untuk program kemasyarakatan khususnya antar jemput pasien.

"Dengan adanya hibah ini, tentu kita manfaatkan sebaik-baiknya. Harapan kita, bantuan melalui dana CSR BTN ini dapat dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat, termasuk menjemput pasien yang membutuhkan," ujar Ramlan.

Wako mengatakan ambulance tersebut juga dilengkapi dengan oksigen, tempat duduk pasien, serta peralatan pendukung lainnya untuk menunjang pelayanan selama proses penjemputan dan penanganan pasien.

Sementara itu, Branch Manager KCU BTN Padang, Sudaryanto, menyampaikan, bantuan satu unit ambulance kepada Pemerintah Kota Bukitinggi ini, merupakan bentuk tanggung jawab sosial BTN sekaligus bagian dari upaya memperkuat kerja sama dengan Pemko Bukittinggi.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Kota Bukittinggi serta membuka peluang kerja sama BTN dengan Pemko di bidang lainnya.

"Kita berharap kerja sama dengan Pemko Bukittinggi bisa lebih baik lagi, termasuk dalam pembiayaan dan layanan perbankan di instansi Pemerintah, terutama RSUD. Bantuan ini merupakan amanah dari manajemen BTN Pusat dan Kanwil Sumatra," ujarnya.