Pemkot Bukittinggi dan UNP Reaktivasi Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok
Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Negeri Padang (UNP) mereaktivasi Program Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok (Tebing Berasap).
Pembina PPK Ormawa UPKK UNP, Siti Hajar Thaitami, Senin (1/9) menjelaskan kegiatan bertajuk "Grand Re-Activation" merupakan bagian dari kegiatan PPK Ormawa UPKK UNP yang dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan.
"Kegiatan bersama masyarakat dan Pokdarwis meliputi revitalisasi kawasan, penguatan kelembagaan, pelatihan kebencanaan, pelatihan pelayanan dan penyambutan wisatawan, pembuatan website dan konten kreatif serta pelatihan pengelolaan arus kas," katanya.
Ia berharap apa yang telah dilakukan dapat terus dilanjutkan oleh Pokdarwis bersama masyarakat, sehingga kawasan ini tetap terawat, terus berkembangdan semakin banyak dikunjungi wisatawan.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan
UNP, Refnaldi menyampaikan program PPK Ormawa tahun ini memilih Tabiang Barasok sebagai lokasi untuk mengembangkan dan menata kawasan wisata yang sebelumnya terbengkalai.
"Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali potensi wisata Tabiang Barasok, objek wisata ini berpotensi dikunjungi pegiat traveling atau jelajah alam," katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis memberikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang (UNP) melalui PPK Ormawa UPKK UNP yang telah berupaya melakukan reaktivasi objek wisata Tabiang Barasok.
Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dalam pengembangan potensi pariwisata di Kota Bukittinggi.
"Kami menyampaikan apresiasi atas upaya bersama dalam reaktivasi objek wisata Tapian Tabiang Barasok, khususnya kepada UNP beserta jajaran dan mahasiswa PPK Ormawa yang telah bekerja keras membersamai Pokdarwis Tabiang Barasok untuk berbenah," katanya.
Tabiang Barasok merupakan destinasi wisata alam baru yang terletak di Kota Bukittinggi yang berposisi di bibir Ngarai Sianok, Kelurahan Bukit Apik Puhun, Kecamatan Guguk Panjang.
Tempat ini menawarkan fenomena unik berupa gumpalan kabut tebal yang bertahan lama di antara lembah, seolah-olah tebing tersebut mengeluarkan asap.
