Pemkot Batam ingatkan warga segera daftar bantuan Perlinsos
Pemkot Batam ingatkan warga segera daftar bantuan Perlinsos
Senin, 31 Agustus 2026 12:42 WIB
Sosialiasi portal Perlinsos yang dilakukan oleh Dinsos PM Batam kepada masyarakat kelurahan dan kecamatan di Batam, Kepri. ANTARA/HO-Dinsos Batam
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengingatkan masyarakat untuk segera mendaftarkan data keluarga dalam Perlindungan Sosial (Perlinsos) karena batas akhir pendaftaran pada hari ini, 31 Agustus 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam Rudi Panjaitan mengimbau masyarakat yang belum mendaftar agar memanfaatkan waktu yang tersisa.
“Batas akhir pendaftaran Perlinsos adalah hari ini, 31 Agustus 2026. Kami mengingatkan dan mengimbau seluruh warga Kota Batam bahwa masyarakat yang tidak terdaftar di basis data Perlinsos hingga batas waktu tersebut tidak dapat difasilitasi dalam program bantuan sosial dari pemerintah,” kata dia dikonfirmasi di Batam, Senin.
Hingga pemutakhiran data per Sabtu (29/8), tercatat 97.997 kepala keluarga (KK) di Kota Batam telah terdaftar dalam basis data Perlinsos dari total 508 ribu KK di Batam.
Dari total pendaftar, 84.273 KK difasilitasi melalui 3.210 Agen Perlinsos, sedangkan 13.724 KK melakukan pendaftaran secara mandiri.
Ia mengatakan pemutakhiran data kependudukan dan pendaftaran Perlinsos berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi bagian penting dalam mendukung penyaluran program perlindungan sosial.
“Data yang akurat diperlukan agar berbagai program jaminan dan bantuan sosial pemerintah dapat disalurkan secara transparan, tepat sasaran dan akuntabel,” katanya.
Dari 12 kecamatan di Batam, Sagulung menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar tertinggi yakni 18.336 KK.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam Zulkifli Aman mengatakan pendaftaran Perlinsos bagian dari program percontohan yang dimulai sejak awal Juli dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026.
“Kita sebenarnya menargetkan paling tidak 30-40 persen dari seluruh KK. Dengan waktu yang singkat, kita belum mampu mencapai target itu. Mudah-mudahan ada perpanjangan hingga Desember supaya semakin banyak masyarakat yang bisa mendaftar,” katanya.
Pemkot Batam telah melakukan sosialisasi di seluruh 12 kecamatan hingga tingkat kelurahan terkait dengan program tersebut.
“Kalau sosialisasi sudah diratakan di seluruh kecamatan Batam. Kami juga perluas ke sekolah, perguruan tinggi, kader, RT/RW dan posyandu,” kata dia.
Untuk tahap percontohan ini, terdapat dua program bantuan yang menjadi sasaran, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Ia menjelaskan data hasil pendaftaran Perlinsos akan menjadi salah satu referensi penyaluran bansos pada tahun depan.
“Ini referensi untuk tahun depan. Kalau yang sudah diverifikasi di sistem, semester pertama tahun depan sudah bisa mendapatkan bansos tersebut karena sistem sudah menyatakan dia layak,” katanya.
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.