Pemkot Balikpapan percepat sertifikasi aset tanah daerah - ANTARA News Kalimantan Timur
Balikpapan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur, mempercepat sertifikasi aset tanah milik daerah guna menjamin kepastian hukum sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo di Balikpapan, Kamis, mengatakan kesiapan aset daerah sangat krusial dalam menyukseskan program nasional, seperti pembangunan Sekolah Rakyat, Sekolah Negeri Terintegrasi, hingga Koperasi Merah Putih.
"Ini berkaitan dengan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Karena ini program pemerintah pusat yang berkaitan dengan ketahanan pangan, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat,” kata Bagus.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Balikpapan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus mendata serta membenahi administrasi pertanahan.
Pembenahan mencakup aspek luas, lokasi, kejelasan status kepemilikan, hingga kelengkapan dokumen pendukung.
Saat ini, proses sertifikasi sejumlah persil tanah milik Pemkot Balikpapan sedang berjalan di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Pemkot terus mendorong koordinasi intensif agar legalitas lahan tersebut segera tuntas.Langkah percepatan dan penataan ini penting untuk meminimalkan potensi konflik pertanahan maupun kendala administrasi saat lahan dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
"Secara internal di BKAD harus didata mana yang sesuai pengajuan sertifikat. Mesti ada patok batas, kuitansi pembelian, dan dokumen pendukung lainnya,” ujar Bagus.
Selain inventarisasi mandiri, Pemkot Balikpapan memperkuat sinergi dengan Komisi II DPRD Balikpapan guna mengawal kesiapan lahan secara menyeluruh, baik aset pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
Bagus menambahkan kelengkapan batas fisik dan bukti kepemilikan akan memudahkan pemkot saat harus menyediakan lahan berskala tertentu sesuai permintaan pemerintah pusat maupun provinsi.
“Jika lahannya sudah siap dan legalitasnya jelas, tentu akan lebih mudah ketika pemerintah pusat meminta dukungan lahan untuk menjalankan programnya di daerah,” kata Bagus.
Pewarta: Arumanto/ Novi Abdi
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.