Pemkab Taput gelar Gerakan Pangan Murah dua hari tekan inflasi - ANTARA News Sumatera Utara

Pemkab Taput gelar Gerakan Pangan Murah dua hari tekan inflasi - ANTARA News Sumatera Utara

Tapanuli Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan sekaligus menekan laju inflasi di daerah itu.

Gerakan Pangan Murah tersebut dibuka Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat di Pasar Tarutung, Rabu (2/9), sekaligus dirangkai dengan pemantauan ketersediaan bahan pangan pokok di pasar.

Bupati mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah untuk menjaga kestabilan harga pangan dan memastikan masyarakat tetap memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Pemerintah secara berkala memantau pergerakan harga komoditas pokok agar tidak melonjak melebihi daerah lain. Melalui operasi pasar murah ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasar," ujar Jonius.

Ia mengatakan selisih harga komoditas dalam Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga sejumlah kebutuhan pokok.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi Pemkab Tapanuli Utara dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sibolga dan Perum Bulog Cabang Pematang Siantar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tapanuli Utara SEY Pasaribu mengatakan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan selama dua hari, 2-3 September 2026, mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak di seluruh Provinsi Sumatera Utara.

Sejumlah komoditas yang disediakan meliputi beras sebanyak delapan ton dengan harga Rp58.000 per lima kilogram, minyak goreng 4.000 liter seharga Rp15.000 per liter, gula pasir 500 kilogram seharga Rp17.800 per kilogram, tepung terigu 200 kilogram seharga Rp13.000 per kilogram, serta telur ayam sebanyak 6.000 butir dengan harga Rp51.000 per papan.

Pemkab Tapanuli Utara memastikan stok pangan murah tersebut aman dan mencukupi selama pelaksanaan. Jika komoditas habis pada hari pertama, pasokan tambahan akan disalurkan kembali pada hari berikutnya untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan murah secara merata.

Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.