Pemkab Pasaman Barat turunkan tim teknis laksanakan Pilwana e-voting 2026
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menurunkan petugas tim teknis informasi teknologi dan tim teknis lapangan untuk pelaksanaan pemilihan wali nagari (kepala desa) dengan sistem elektronik voting (e-voting) yang akan dimulai Kamis (17/9).
"Kita telah menurunkan 15 orang tim teknis IT dan 60 orang tim teknis lapangan (TTL) untuk mengawal pelaksanaan sistem e-voting di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS)," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Rabu.
Dia mengatakan pelaksanaan pemilihan wali nagari (Pilwana) telah dipersiapkan telah disiapkan selama kurang lebih satu tahun.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada Wakil Bupati, Sekda, para asisten, bagian hukum, seluruh panitia, serta pihak terkait yang telah bekerja keras. Alhamdulillah, setelah melalui proses persiapan kurang lebih satu tahun, insyaallah besok Pilwana mulai kita laksanakan," ujar dia.
Menurutnya, Pilwana Serentak 2026 merupakan bagian dari upaya memberikan kepastian kepemimpinan nagari kepada masyarakat yang selama ini dipimpin Penjabat (Pj.) Wali Nagari.
"Ini tentunya untuk kepentingan masyarakat kita yang sudah beberapa lama dipimpin Pj. Wali Nagari. Insyaallah, dalam beberapa bulan ke depan wali nagari terpilih sudah definitif," ujar dia.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan pemerintahan di sejumlah nagari selama masa kepemimpinan Pj. belum berjalan optimal.
"Atas nama pemerintah, kami meminta maaf kepada masyarakat yang selama ini dilayani Pj, barangkali pelayanan belum maksimal karena adanya rangkap jabatan. Insyaallah, setelah wali nagari definitif, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal sesuai amanah," ujar dia.
Dia meminta seluruh petugas yang terlibat menjaga profesionalitas, tanggung jawab, dan kondusiftas selama tahapan Pilwana berlangsung.
Pemerintah daerah, juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran pelaksanaan.
"Jangan sampai terpancing hal-hal yang justru merusak suasana Pilwana. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran. Kita juga sudah bekerja sama dengan aparat penegak hukum agar pelaksanaan Pilwana benar-benar berjalan sukses dan lancar. Ini adalah tugas mulia," tegasnya.
Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail menjelaskan pelaksanaan Pilwana akan dimulai pada 17 September 2026 di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, dengan 47 TPS, serta Nagari Ujung Gading dengan 11 TPS.
"Petugas yang diturunkan bertugas membawa dan mengoperasikan peralatan e-voting di masing-masing TPS se-Kabupaten Pasaman Barat," katanya.
Dia menegaskan Pilwana merupakan tugas Pemkab Pasaman Barat sehingga seluruh petugas diminta menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
"Kami meminta kepada rekan-rekan TTI dan TTL bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara dengan sistem e-voting berjalan transparan di masing-masing TPS," kata dia.
Dia juga mengingatkan seluruh petugas menjaga kesehatan selama menjalankan tugas.
Pelaksana tugas Kepala Dina Pemberdayaan Masyarakat Nagari Pasaman Barat Syaikul Putra menambahkan, rangkaian Pilwana Serentak 2026 berlangsung mulai 17 September hingga 20 Oktober 2026.
Sebanyak 354 orang calon wali nagari ikut serta pada Pilwana 2026 untuk memperebutkan pimpinan tertinggi di 87 nagari. Untuk pelantikan wali nagari terpilih dijadwalkan pada awal November 2026.