Pemkab Kuningan membuka akses rumah subsidi untuk ASN dan MBR - ANTARA News Jawa Barat
Kuningan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, membuka akses rumah subsidi bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui pelaksanaan Program 3 Juta Rumah dari pemerintah pusat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U. Kusmana di Kuningan, Selasa, mengatakan rumah tipe 36 ditawarkan dengan harga sekitar Rp166 juta, uang muka (DP) nol persen, dan cicilan mulai sekitar Rp900 ribu per bulan.
“Data kepemilikan rumah calon penerima akan divalidasi agar program ini benar-benar menyasar masyarakat MBR dan ASN yang memenuhi kriteria,” katanya.
Skema hunian tersebut, kata dia, diperkenalkan melalui Perumahan Graha Kuningan I yang direncanakan berlokasi di wilayah Luragung dan Cidahu.
Ia menyebutkan selain DP nol persen, rumah tersebut ditawarkan tanpa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), sehingga biaya awal kepemilikan rumah dapat ditekan.
Ia mengatakan validasi data calon penerima menjadi bagian penting, agar fasilitas rumah subsidi diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.
“Pemerintah daerah juga menyiapkan aspek tata ruang untuk mendukung pembangunan perumahan melalui penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR),” katanya.
Ia mengemukakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) berperan dalam penyelesaian RDTR tersebut untuk mempermudah Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).
“Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah diarahkan memetakan tanah milik pemerintah daerah yang berpotensi digunakan untuk pembangunan perumahan bersubsidi,” katanya.
Ia mengatakan bahwa sasaran untuk ASN dalam program ini mencakup pegawai golongan rendah, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta staf non-ASN yang belum memiliki rumah pertama.
Sementara itu, Kepala Disperkimtan Kabupaten Kuningan Deni Hamdani mengatakan Pemkab Kuningan juga memperoleh tambahan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 250 unit dengan nilai total sekitar Rp5 miliar.
Tambahan BSPS tersebut, lanjut dia, merupakan tindak lanjut penghargaan nasional atas komitmen Kuningan dalam mendukung program 3 Juta Rumah sekaligus memperluas cakupan bantuan hunian layak bagi masyarakat.
“Kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, pengembang, dan perangkat daerah diperlukan agar penyediaan rumah subsidi dapat berjalan melalui dukungan lahan, tata ruang, perizinan, dan pembiayaan yang memadai,” ucap dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Kuningan buka akses rumah subsidi untuk ASN dan MBR
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.