Pemkab Kerinci serahkan bantuan bencana puting beliung - ANTARA News Jambi
Kerinci, Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Jambi menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana angin puting beliung yang melanda Desa Tutung Bungkuk, kabupaten setempat pada Senin (27/7).
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian, sekaligus memastikan pemerintah senantiasa hadir membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
"Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan membantu mempercepat proses perbaikan rumah maupun pemenuhan kebutuhan sehari-hari," kata Bupati Kerinci Monadi di Kerinci, Kamis.
Sebagai bentuk respons cepat pemerintah menyerahkan bantuan berupa 26,5 kodi atap seng, 15 helai terpal, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk membantu meringankan beban masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
Monadi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus hadir dan bergerak cepat setiap kali masyarakat menghadapi musibah.
Menurutnya, penanganan pascabencana tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik, sehingga warga dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa dan BPBD apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kerinci Dedi Andrizal mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan terhadap rumah yang terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada warga terdampak hingga proses pemulihan selesai.
Berdasarkan data tercatat 28 rumah warga terdampak dalam peristiwa itu. Umumnya kerusakan hanya melanda bagian atap rumah warga.
"Ini bentuk sinergi bersama, diharapkan bantuan mampu mempercepat penanganan dampak bencana serta mengembalikan kondisi lingkungan kembali normal," ujarnya.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.