Pemkab Bantul bidik bibit atlet sepatu roda di kompetisi IRS 2026
Pemkab Bantul bidik bibit atlet sepatu roda di kompetisi IRS 2026
Sabtu, 3 Oktober 2026 13:28 WIB
Sejumlah atlet balap sepatu roda saling beradu cepat saat mengikuti kejuaraan Mahameru Open Roller Skate 3 di Sirkuit Sepatu Roda Kawasan Wisata Tambuh Raya Idaman, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/5/2024). . ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nz
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan membidik bibit atlet sepatu roda dalam kompetisi Indonesia Roller Speed (IRS) Series 1 Bupati Bantul Cup IV Tahun 2026 yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA).
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan kompetisi sepatu roda nasional tersebut telah terselenggara sebanyak empat kali di Bantul dengan sasaran peserta dari seluruh Indonesia.
"Ini peminatnya sangat banyak sekali dan kita punya lapangan sepatu roda yang representatif di SSA," kata Aris saat menghadiri pembukaan IRS Series 1 Bupati Bantul Cup IV Tahun 2026 di SSA Bantul, Sabtu.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat memunculkan bibit calon atlet dari Kabupaten Bantul yang nantinya bisa mewakili daerah hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
"Kami tentu saja didampingi dari KONI Kabupaten Bantul, dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga. Antusias peserta atlet dari Kabupaten Bantul juga banyak," katanya.
Pemkab Bantul berkomitmen memperbaiki sarana dan prasarana di sekitar arena lintasan sepatu roda SSA agar para atlet maupun penonton yang datang lebih nyaman.
"Sebetulnya fasilitas lapangan yang kita miliki, arenanya sudah cukup representatif. Nanti ke depan akan kita perbaiki di seputaran arena ini," katanya.
Ketua Panitia Indonesia Roller Speed (IRS) Series 1 Bupati Bantul Cup IV Tahun 2026 Ferdian Mahardika mengatakan IRS digelar sebanyak lima seri di berbagai kota di Pulau Jawa, salah satunya di Kabupaten Bantul yang sekaligus menjadi daerah pembuka kompetisi tersebut.
Seri ketiga digelar di Sidoarjo, seri keempat di Bekasi, sedangkan Grand Final akan kembali dilaksanakan di SSA pada tahun depan karena kompetisi tersebut diadakan dalam jangka waktu panjang.
"Dari audiensi itu sudah kita sonding dan kemungkinan akan menjadi bagian dari HUT jadinya Kabupaten Bantul," katanya.
Menurut dia, kompetisi tersebut telah rutin diadakan pada tahun-tahun sebelumnya dan tempat pelaksanaannya juga berada di arena sepatu roda SSA.
"Kalau dulu itu dua tahun sekali, dan ini mungkin mulai tahun depan akan kita adakan setiap tahun, karena sudah menjadi bagian rangkaian dari hari jadinya Kabupaten Bantul," katanya.
Ia menyebut total peserta tahun ini lebih dari 700 atlet sepatu roda yang terdiri atas individu maupun klub dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri.
"Ada dari Sumatera, bahkan ada satu yang dari luar negeri di last minute mereka ngotot ingin ikut," katanya.
Melihat antusiasme yang tinggi, panitia berencana meningkatkan skala kompetisi tersebut ke level internasional supaya dapat membentuk ekosistem olahraga sepatu roda di Bantul dan Indonesia.
"Kemungkinan nanti acaranya menjadi meningkat internasional, kami mohon dukungannya dari Kabupaten untuk sarpras-nya," katanya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026