Pemkab Bandung catat realisasi investasi capai Rp4,75 triliun pada Semester I 2026 - ANTARA News Jawa Barat
Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mencatat realisasi investasi sebesar Rp4,75 triliun pada Semester I 2026 atau mencapai 114,4 persen dari target semester pertama sebesar Rp4,15 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung Ben Indra Agusta, di Bandung, Senin, mengatakan capaian tersebut juga telah memenuhi 45,8 persen dari target investasi tahun 2026 sebesar Rp10,37 triliun.
"Realisasi investasi pada Semester I 2026 mencapai Rp4,75 triliun atau 114,4 persen dari target semester pertama yang ditetapkan," katanya.
Menurut dia, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi realisasi investasi dengan nilai Rp2,96 triliun atau 62,38 persen dari total investasi, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp1,79 triliun atau 37,62 persen.
"Komposisi investasi masih didominasi PMDN, sedangkan PMA turut memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian investasi daerah," ujarnya.
Ben mengatakan sektor industri tekstil menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai Rp1,752 triliun atau 36,8 persen dari total realisasi investasi pada Semester I 2026.
Selain industri tekstil, investasi juga ditopang sektor industri kimia dan farmasi sebesar Rp579 miliar, perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp554 miliar, sektor listrik, gas dan air Rp379 miliar, serta industri makanan sebesar Rp366 miliar.
"Secara subsektor, industri pengolahan masih mendominasi realisasi investasi dengan nilai Rp3,048 triliun atau 64,1 persen dari total investasi pada Semester I 2026," kata Ben.
Ia menambahkan capaian investasi pada Semester I tersebut menjadi modal positif untuk mengejar target investasi Kabupaten Bandung sepanjang 2026 yang ditetapkan sebesar Rp10,37 triliun.
Realisasi investasi tersebut turut menyerap 16.622 tenaga kerja, terdiri atas 12.764 orang dari investasi PMDN dan 3.858 orang dari PMA.
Industri tekstil menjadi sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar sebanyak 6.700 orang, sedangkan secara subsektor industri pengolahan menyerap 9.023 tenaga kerja atau 54,2 persen dari total tenaga kerja yang terserap pada Semester I 2026.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.