Pelatih optimistis Garuda Pertiwi U-17 bersinar di Srikandi Merdeka Cup
Pelatih optimistis Garuda Pertiwi U-17 bersinar di Srikandi Merdeka Cup
Kamis, 13 Agustus 2026 21:15 WIB
Pelatih Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann saat mengikuti konferensi pers bersama timnas dari negara lainnya di Super Caffe Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Pelatih Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann optimistis Garuda Pertiwi menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Srikandi Merdeka Cup 2026 yang diikuti sejumlah tim dari Asia.
"Para pemain muda yang dipilih untuk memperkuat Timnas Putri U-17 memiliki kualitas dan bakat yang menjanjikan. Selain kemampuan teknis, para pemain juga dinilai memiliki kebersamaan serta mentalitas yang baik," ujar Timo usai konferensi pers di Super Caffe Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, Kamis.
Menurut dia tantangan utama pemain muda adalah menjaga konsistensi. Performa pemain usia muda cenderung mengalami pasang surut sehingga tampil sesuai potensi menjadi faktor penting.
"Asal mereka bisa mengeluarkan kemampuannya," ujarnya.
Timo menilai perkembangan sepak bola putri di Indonesia tengah dalam momentum yang sangat baik, berkat sejumlah kompetisi nasional dan internasional yang penting dalam memberikan pengalaman bertanding kepada pemain muda.
Ia menyebut kehadiran kompetisi seperti MilkLife AllStar dan Hydro League memberikan ruang kepada pemain muda untuk berkembang.
Timo menilai penyelenggaraan turnamen internasional pada Agustus 2026 sudah tepat karena dapat menjadi bagian dari persiapan ke kualifikasi AFC pada Oktober 2026.
Ia menegaskan timnya tidak semata-mata berorientasi pada hasil, tapi juga berusaha menjalani proses pembinaan dan pencarian pemain untuk timnas senior.
Menurut Timo pengalaman bertanding sejak kelompok usia muda akan membuat pemain lebih siap ketika mendapat kesempatan memperkuat tim senior dan memiliki pemahaman taktik, sikap sebagai pemain, serta pengalaman menghadapi berbagai situasi pertandingan.
"Hal-hal seperti itu tidak datang dengan sendirinya, harus dibina. Nah, di U-17 inilah mereka dibina," kata dia.
Dia menilai perbedaan postur tubuh dengan pemain dari negara lain bukan persoalan besar.
Timo mengapresiasi mentalitas para pemain Garuda Pertiwi U-17 dan terkesan melihat kemampuan pemain-pemainnya dalam menghadapi pemain putra yang memiliki ukuran tubuh lebih besar.
Timo menilai seluruh peserta memiliki kekuatan masing-masing, namun secara khusus berharap bertemu Thailand untuk mengukur perkembangan Indonesia.
Ia menyebut Thailand, Vietnam, dan Australia memiliki standar tinggi.
Timo mengatakan sudah pernah menghadapi Vietnam dan Australia, tapi belum pernah melawan Thailand.
Turnamen di Super Caffe Supersoccer Arena Kudus ini diikuti Indonesia, Arab Saudi, Jordania, Thailand, Malaysia, Singapura dan Hong Kong.
Baca juga: Timnas U-16 putri dari tujuh negara siap bertanding dalam Srikandi Merdeka Cup
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.