Parigi Moutong proyeksikan anggaran belanja APBD Perubahan Rp1,73 triliun

Parigi Moutong proyeksikan anggaran belanja APBD Perubahan Rp1,73 triliun

Parigi Moutong proyeksikan anggaran belanja APBD Perubahan Rp1,73 triliun

Kamis, 17 September 2026 05:48 WIB

Image Print

DPRD menggelar rapat paripurna dengan agenda penjelasan bupati atas Raperda Perubahan APBD Parigi Moutong 2026 di Parigi, Rabu (16/9/2026) malam. ANTARA/Moh Ridwan

Parigi, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parimo), Sulawesi Tengah memproyeksikan anggaran belanja pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 sebesar Rp1,73 triliun lebih.

"Besaran anggaran terdiri dari belanja operasional, belanja modal, belanja tak terduga dan belanja transfer," kata Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda penjelasan bupati atas Raperda Perubahan APBD 2026 di Parigi, Rabu malam.

Ia mengemukakan belanja daerah pada anggaran reguler sebelum APBD Perubahan 2026 tercatat Rp1,72 triliun.

Ia menjelaskan dari Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan yang telah disetujui DPRD, belanja operasi diproyeksikan Rp1,47 triliun dari lokasi sebelum perubahan Rp1,38 triliun.

Begitu pun belanja modal direncanakan menjadi Rp70,13 miliar dari alokasi sebelumnya Rp33,16 miliar, atau bertambah Rp36,9 miliar, termasuk belanja tidak terduga mengalami penambahan dari Rp8 miliar menjadi Rp9,6 miliar, atau meningkat Rp1,6 miliar.

"Belanja transfer justru mengalami penurunan cukup signifikan dari alokasi sebelumnya Rp300 miliar lebih, dalam rancangan APBD Perubahan direncanakan hanya Rp183 miliar," ujarnya.

Dari sektor pendapatan daerah, Pemkab Parigi Moutong memproyeksikan Rp1,69 triliun atau mengalami penurunan alokasi sebelum perubahan Rp1,731 triliun terdiri atas pendapatan transfer dan pendapatan lainnya yang sah.

"Sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) diproyeksikan meningkat menjadi Rp243 miliar dari alokasi sebelum perubahan hanya Rp186 miliar," ucap Sahid.

Proyeksi pendapatan transfer Rp1,45 triliun dan pendapatan lain-lain yang sah Rp1,17 miliar dengan harapan melalui APBD Perubahan triwulan III 2026 dapat memperkuat daya beli masyarakat maupun ketahanan fiskal daerah.

"Kami berupaya mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah, baik dari sisi belanja maupun sektor pendapatan guna menjaga ketahanan ekonomi daerah," katanya.

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026