Tantang Tim Prabu pakai samurai, Geng motor di Bandung apes tabrak pagar! - ANTARA News Jawa Barat
Kota Bandung (ANTARA) - Tim Prabu 3 Polrestabes Bandung meringkus dua remaja berstatus pelajar SMA berinisial ZA dan AAS yang diduga mengacungkan senjata tajam jenis samurai ke arah petugas saat hendak diamankan di Kota Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (26/9).
Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan kedua remaja diamankan setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh saat dikejar petugas di Jalan Nias.
“Kami telah mengamankan dua orang terduga pelaku geng motor yang sempat mengacungkan senjata tajam jenis samurai kepada petugas kami di lapangan,” ujar Asep di Bandung, Minggu.
Asep menjelaskan kejadian tersebut bermula ketika Tim Prabu 3 menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center mengenai aksi pelemparan botol oleh sekelompok pengendara motor di kawasan Jalan Karapitan.
Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, kelompok pengendara motor tersebut kembali ke titik awal pelemparan dan diduga melakukan perlawanan ketika melihat kedatangan polisi.
Menurut Asep, kedua remaja tersebut kemudian mengacungkan sebilah samurai ke arah petugas saat mengendarai sepeda motor. Polisi selanjutnya melakukan pengejaran untuk menghentikan mereka.
Pengejaran berlangsung hingga Jalan Nias yang masuk wilayah hukum Polsek Sumur Bandung. Pelarian kedua remaja tersebut terhenti setelah sepeda motor yang dikendarai hilang kendali dan menabrak pagar Sekogar.
“Kami pastikan Polrestabes Bandung tidak akan segan menindak tegas siapa pun yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Keamanan warga Bandung adalah prioritas utama,” katanya.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis samurai. Kedua remaja tersebut selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan.
“Saat ini, ZA dan AAS masih menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut,” katanya.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.