Nasabah PNM di Kota Jambi bayar angsuran melalui penjualan sampah - ANTARA News Jambi
Kota Jambi (ANTARA) - Nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi di Kota Jambi membayar angsuran pinjaman melalui penjualan sampah yang dikumpulkan oleh kreditur dari kawasan Danau Sipin dan lingkungan sekitar.
"Ini terobosan baru, nasabah menjual sampah, hasilnya bisa digunakan untuk membayar angsuran kredit," kata Ketua Bank Sampah Dayungha Bibiah, Leni Haini di Kota Jambi, Jumat.
Menurut Leni, program bank sampah mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Jambi dan pihak perusahaan permodalan.
Setiap Jumat, nasabah datang ke bank sampah, melakukan penimbangan. Hasilnya bisa langsung dicairkan atau ditabung untuk membayar angsuran kredit.
Selain menambahkan pendapatan warga sekitar Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, kegiatan tersebut merupakan bentuk kampanye lingkungan di kawasan Danau Sipin. Sampah yang dikumpulkan rata-rata jenis plastik yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Lanjut dia, di kawasan ini tercatat ada 350 kepala keluarga yang aktif mengumpulkan dan menjual sampah, sebanyak 85 di antaranya nasabah program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) perusahaan permodalan tersebut.
Camat Danau Sipin Kota Jambi, Ferdinand Faizal Harahap di lokasi kegiatan penimbangan menyampaikan bahwa program pengumpulan sampah yang diinisiasi oleh bank sampah Dayungha Bibiah ini memberikan manfaat besar bagi pelestarian lingkungan serta peluang menambah pendapatan ekonomi keluarga.
Selain memberikan peluang ekonomi dari pengumpulan sampah plastik, pemerintah kota turut memfasilitasi pengumpulan limbah organik dan anorganik melalui fasilitasi pengelolaan sampah skala komunal dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat.
Di lokasi ini, pemerintah telah menyediakan tempat penguraian dan daur ulang sampah atau TPS3R.
Keberadaan fasilitas itu, menurut Faisal merupakan langkah Pemerintah Kota Jambi menjadikan sampah bernilai ekonomi, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
"Kita mengupayakan sampah menjadi cuan (bernilai ekonomi), program ini sangat positif membantu ekonomi warga, sejalan dengan keinginan pemerintah," ungkap dia.
Pimpinan PNM Cabang Jambi Erwin Safriadi menyampaikan bahwa program tabungan sampah bagi nasabah, bertujuan membantu pemerintah kota mengurai permasalahan persampahan di Kota Jambi.
Pihaknya menjadikan di unit Telanaipura 2, dengan jumlah nasabah mencapai empat ribu orang sebagai lokasi uji coba skala kecil (piloting).
Tidak menutup kemungkinan program tersebut akan merambah di seluruh unit yang ada di Kota Jambi, bahkan di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
"Kita akan minta dukungan pemerintah setempat, tidak menutup kemungkinan akan menyasar seluruh wilayah di Jambi. Itu sangat potensi, apalagi total nasabah kita telah menyentuh 275 ribu orang," kata Erwin.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.