Menlu Sugiono tegaskan UNRWA harus jalankan mandat secara efektif
Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menegaskan bahwa Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) harus dapat menjalankan mandat secara penuh dan efektif karena jutaan pengungsi Palestina bergantung pada bantuan yang diberikan badan tersebut.
“UNRWA harus dapat melaksanakan mandatnya secara penuh dan efektif karena jutaan pengungsi Palestina bergantung pada bantuannya,” kata Sugiono dalam Pertemuan Tingkat Menteri untuk Mendukung UNRWA di Markas Besar PBB di New York sebagaimana dipantau di Jakarta, Jumat.
Sugiono mengatakan UNRWA saat ini menghadapi tekanan politik dan keuangan yang semakin besar. Karena itu, menurut dia, personel dan fasilitas UNRWA perlu mendapatkan perlindungan, sementara pendanaan yang berkelanjutan dan dapat diprediksi harus dipastikan agar badan tersebut dapat menjalankan tugasnya.
Ia secara khusus menyoroti penyitaan Pusat Pelatihan UNRWA di Kalandia, wilayah pendudukan Yerusalem Timur, yang dinilainya menghambat operasional badan tersebut dan melanggar prinsip tidak dapat diganggunya fasilitas PBB berdasarkan hukum internasional.
“Tindakan tersebut menghambat operasional Badan dan melanggar prinsip tidak dapat diganggunya kekebalan dan keutuhan fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa berdasarkan hukum internasional. Situasi ini tidak boleh terus berlanjut,” ujarnya.
Indonesia, kata dia, akan terus memberikan dukungan kepada UNRWA. Tahun ini, Indonesia kembali memberikan kontribusi tahunan sebesar 1,2 juta dolar AS kepada badan tersebut.
Sugiono juga mendorong negara-negara lain untuk meningkatkan dukungan mereka kepada UNRWA guna memastikan keberlanjutan kerja badan tersebut.
"Yang dibutuhkan sekarang adalah penghormatan penuh terhadap mandat UNRWA, yang didukung oleh komitmen bersama untuk mempertahankan kerja badan tersebut," katanya.
Selain dukungan operasional dan pendanaan, Sugiono menekankan pentingnya menjaga kredibilitas dan integritas UNRWA dari disinformasi serta berbagai upaya untuk melemahkan kerja badan tersebut.
“Indonesia akan terus berdiri bersama UNRWA dan mendukung mandat yang telah dipercayakan kepadanya,” kata Sugiono.
Baca juga: Parlemen Arab kecam Israel atas penyerangan fasilitas UNRWA Yerusalem
Baca juga: UNRWA butuh dana Rp1,8 triliun untuk beroperasi hingga akhir tahun
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.