Menkeu yakin target RAPBN 2027 bisa direalisasikan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa target Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 bisa direalisasikan.
Dalam RAPBN 2027, defisit anggaran dipatok sebesar Rp671,2 triliun atau 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun, sementara belanja negara direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun.
“Apa yang didesain Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang dipresentasikan di DPR hampir pasti akan bisa direalisasikan dengan memanfaatkan pengalaman kita yang sudah cukup baik selama ini,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat.
Purbaya mengaku optimistis kinerja perekonomian nasional akan tetap solid dan terjaga seiring dengan terkendalinya stabilitas makroekonomi dan dukungan kebijakan pemerintah.
Bendahara negara menyebut performa ekonomi pada paruh pertama 2026 menjadi basis modal yang kuat untuk menyambut perekonomian pada 2027.
Sebagaimana laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tercatat mencapai 5,61 persen (year-on-year/yoy) dan 5,29 persen (yoy) pada triwulan II. Meski melandai, pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di atas 5 persen.
“Itu terjadi karena kebijakan moneter, fiskal, dan sektor keuangan yang baik. Dan ke depan, semester kedua tahun ini, kita pastikan itu akan lebih bagus lagi, sehingga kita bisa tumbuh mendekati 6 persen pada akhir tahun 2026 ini,” ujar Purbaya.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target pertumbuhan ekonomi 6 persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen (yoy).
Nilai tukar (kurs) rupiah ditargetkan sebesar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS), inflasi dijaga pada kisaran 2,5 persen, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun diperkirakan 6,9 persen, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan 75 dolar AS per barel, lifting minyak ditargetkan 610.000 barel per hari, dan lifting gas 954.000 barel setara minyak per hari.
Baca juga: Ekonom nilai KEM-PPKF 2027 tunjukkan fase baru pembangunan ekonomi
Baca juga: CORE nilai stabilitas ekonomi kunci capai target pertumbuhan 2027
Baca juga: Menteri PU: Infrastruktur 2027 dukung target ekonomi 8 persen
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.