Mendes tunjuk Mojokerto jadi tuan rumah Hari Desa Nasional 2027 - ANTARA News Megapolitan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menunjuk Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2027.
Menurut Mendes Yandri, dikutip di Jakarta, Selasa, Kabupaten Mojokerto dipilih menjadi tuan rumah peringatan Hari Desa Nasional karena daerah tersebut merepresentasikan segudang kekayaan budaya dan wisata di level desa.
"Saya kira Kabupaten Mojokerto ini memang layak untuk dijadikan sebagai tuan rumah Hari Desa Nasional 2027. Jadi, nanti saya minta Pak Sekjen Kemendes untuk membuatkan SK, yang memutuskan, menetapkan Kabupaten Mojokerto sebagai Tuan Rumah Hari Desa Nasional 2027," kata Mendes Yandri.
Baca juga: Mendes PDT: 20 Persen Laba KDKMP Akan Menjadi Pendapatan Asli Desa
Hal itu pun telah dia sampaikan ketika menerima audiensi Bupati Mojokerto Muhammad Albarra bersama rombongan, di ruang kerja Mendes di Jakarta, Senin (31/08).
Dia mengatakan integrasi harmonis antara kekayaan sejarah cagar budaya dan partisipasi masyarakat menjadikan Kabupaten Mojokerto sebagai contoh konkret penerjemahan nilai-nilai adiluhung masa lalu ke dalam prestasi nyata dalam pembangunan desa modern.
Mendes Yandri mengapresiasi beragam prestasi Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, daerah tersebut secara konsisten melahirkan inovasi digitalisasi pelayanan publik dan keterbukaan informasi secara transparan.
"Menurut saya, Pak Bupati Mojokerto ini lebih siap dari kabupaten lain yang kemarin juga sempat menawarkan untuk menjadi tuan rumah Hari Desa Nasional. Saya lihat banyak sekali cagar budaya dan kesenian tradisional yang nanti bisa dijadikan titik-titik tempat pada rangkaian kegiatan Hari Desa itu," kata menteri Yandri.
Sementara itu, Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto menyampaikan penunjukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sebagai tuan rumah peringatan Hari Desa Nasional merupakan momentum strategis yang mengukuhkan posisi daerah itu sebagai episentrum pembangunan dan inovasi perdesaan.
Menurutnya, kesiapan Pemkab Mojokerto memfasilitasi gelaran berkelas nasional itu didasari oleh rekam jejak keberhasilan dalam mentransformasi desa-desa di Bumi Majapahit itu. Spirit tata kelola otonom yang diwariskan dari era peradaban masa lalu, ujar dia, kini diterjemahkan ke dalam kerangka tata kelola pemerintahan yang modern.
"Suatu kehormatan bagi kami, sekaligus tanggung jawab bagi kami selaku Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Karena itu, pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan gambaran, potensi kesiapan, serta rangkaian kegiatan yang telah kami siapkan," kata Gus Barra.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.