Mendes aja kades asal Merangin jalankan desa tematik - ANTARA News Jambi
Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak para kepala desa (kades) asal Merangin, Jambi agar menjalankan program desa tematik.
Mendes Yandri, dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, mengatakan dengan menjalankan desa tematik, suatu desa dapat menjadi penyuplai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kebutuhan bahan baku program MBG sangat besar jadi ini bisa jadi peluang ekonomi yang bagus," ujar dia saat memberikan pengarahan kepada 205 Kepala Desa asal Kabupaten Merangin, yang mengikuti Retret di Resimen Induk Kodam (Rindam) III Siliwangi, Bandung, Senin.
Diketahui, perwujudan desa tematik bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan serta pembangunan desa, sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Contohnya, desa dengan potensi ikan nila akan dikembangkan menjadi desa penghasil ikan nila.
Dengan menjadi desa tematik, terutama dalam bidang pangan, desa dapat mengambil peran sebagai penyuplai bahan dalam program Makan Bergizi Gratis. Dengan demikian, ujarnya melanjutkan, manfaat dari sisi ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis pun dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di desa.
Baca juga: Mendes: Keberadaan Kopdes tak akan bikin warung-warung di desa tutup
Berikutnya, Mendes Yandri menyampaikan bahwa Kemendes terus melakukan kolaborasi bersama multipihak dengan menggunakan dana lain di luar APBN.
Pertama, kata dia, Kemendes telah menggandeng Hakko Fukushikai Foundation dari Jepang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui pemberian beasiswa kepada pemuda desa.
"Kita ada program Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia, ini peluang bagi pemuda asal Kabupaten Merangin," ujar mantan Wakil Ketua MPR RI itu.
Berikutnya, Kemendes juga maksimalkan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan menjalin kerja sama bersama New Hope Fintech dari China yang nantinya akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan dengan teknologi di desa.
Baca juga: Mendes: Waspadai narasi palsu soal Kopdes Merah Putih di media sosial
Lalu, ujarnya melanjutkan, Kemendes lewat program prioritas Bangun Desa, Bangun Indonesia juga akan menggenjot desa ekspor dengan menyesuaikan potensi yang dimiliki desa tersebut.
"Saat ini, kita telah disiapkan 49 Negara Tujuan Ekspor," kata dia.
Berikutnya, Mendes Yandri mengajak Kades di Merangin untuk menyukseskan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih karena masyarakat desa merupakan pihak yang paling merasakan manfaat kehadiran program prioritas tersebut.
Mendes Yandri juga menyinggung mengenai Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi atau Sehati yang merupakan kerjasama Kemendes PDT bersama Bank Dunia.
"Program ini bakal menyasar 7.000 hingga 10.000 desa, dimana setiap desa bisa peroleh bantuan hingga Rp2,5 miliar," kata Mendes Yandri.
Mendes Yandri mengajak para Kades di Merangin untuk menyusun program dan proposal dengan maksimal disesuaikan dengan potensi desa agar bisa merasakan program tersebut.
Baca juga: Mendes PDT: 20 persen keuntungan KDKMP akan jadi Pendapatan Asli Desa
Baca juga: Kemendes PDT inisiasi desa bebas sampah, melalui Program Sehati
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Uploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.