Lupakan Laurin Ulrich yang Dipanggil Jerman, 3 Pemain Grade A Ini Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Lupakan Laurin Ulrich yang Dipanggil Jerman, 3 Pemain Grade A Ini Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 14:18 WIB

VIVA – Timnas Indonesia berpotensi gagal mendapat pemain grade A Eropa setelah gelandang berdarah Surabaya, Laurin Ulrich mendapat panggilan perdana ke Timnas Jerman U-21. 

Baca Juga

Namun, ada tiga pemain dengan kualitas serupa bahkan lebih yang bisa dinaturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laurin Ulrich masuk skuad Jerman U-21 untuk menghadapi Latvia, Malta, dan Georgia dalam rangkaian Kualifikasi Piala Eropa U-21 2027. 

Baca Juga

Kondisi itu membuat tiga nama lain layak dipertimbangkan sebagai opsi pemain keturunan yang memiliki pengalaman di level kompetisi Eropa.

 1. Pascal Struijk

Baca Juga

Pascal Struijk menjadi salah satu nama paling menarik karena memiliki pengalaman panjang di Premier League dan kini memperkuat Brighton & Hove Albion setelah meninggalkan Leeds United pada musim panas 2026. 

Bek berusia 26 tahun tersebut tampil 34 kali di Premier League bersama Leeds pada musim 2025-2026, sehingga sudah sangat akrab dengan persaingan di level tertinggi sepak bola Inggris. 

Struijk juga memiliki garis keturunan Indonesia dari keluarganya, sehingga secara koneksi keluarga namanya pernah dikaitkan dengan peluang memperkuat Timnas Indonesia. 

Namun, ada satu persoalan besar karena Struijk secara terbuka masih menyatakan bahwa membela Timnas Belanda merupakan impiannya, sehingga peluang tersebut tetap sangat bergantung pada keputusan pribadi sang pemain. 

2. Jenson Seelt

Nama berikutnya adalah Jenson Seelt yang memiliki darah Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Maluku, tepatnya wilayah Ambon dan Saparua. 

Bek tengah kelahiran Ede, Belanda, pada 23 Mei 2003 itu juga tercatat memiliki kewarganegaraan atau keterkaitan Indonesia dalam profil Bundesliga setelah sempat menjalani musim 2025-2026 bersama VfL Wolfsburg.

Seelt mendapatkan pengalaman penting ketika dipinjamkan Wolfsburg dan mencatat sembilan penampilan di Bundesliga sepanjang musim lalu. 

Setelah masa peminjaman berakhir, Wolfsburg memastikan sang pemain kembali ke Sunderland, klub yang masih memilikinya dan kini berkompetisi di Premier League. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karier Seelt membuatnya menjadi salah satu pemain keturunan yang cukup menarik untuk dipantau Timnas Indonesia karena pernah bermain di dua liga top Eropa, yakni Premier League dan Bundesliga. 

Usianya yang masih 23 tahun juga membuat bek berpostur 195 sentimeter tersebut memiliki ruang perkembangan yang panjang untuk menjadi bagian dari proyek jangka panjang skuad Garuda. 

Halaman Selanjutnya

3. Tristan Gooijer