Luciano Spalletti akui tak tertekan usai Juventus alami kekalahan beruntun

Luciano Spalletti akui tak tertekan usai Juventus alami kekalahan beruntun

Luciano Spalletti akui tak tertekan usai Juventus alami kekalahan beruntun

Kamis, 17 September 2026 05:48 WIB

Image Print

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti. (Juventus)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Juventus Luciano Spalletti menegaskan tidak terganggu dengan tekanan yang muncul setelah timnya gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir.

"Belajar menerima tekanan itu ibarat obat; hal itu membantu Anda menjalani hidup dengan benar. Saya sudah belajar hal itu sejak lama. Bahkan saat berusia 10 tahun, saya harus membantu bekerja sepulang sekolah ketika keluarga saya sedang mengalami masa sulit, jadi bayangkan saja seberapa besar saya memedulikan soal 'tekanan'," ujar Spalletti seperti dikutip Football Italia pada Rabu (16/9).

Juventus baru saja kalah 2-3 dari Sassuolo akhir pekan lalu, yang membuat lini belakang Juventus kembali menjadi sorotan karena dinilai rapuh dan mudah ditembus.

Hasil negatif itu melanjutkan kegagalan Juventus meraih kemenangan pada pekan sebelumnya. Mereka hanya imbang 1-1 saat menghadapi AC Milan.

Juventus kini berada di posisi kedelapan klasemen Serie A dengan tujuh poin. Mereka tertinggal lima angka dari AS Roma yang menempati puncak klasemen.

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Spalletti meningkat. Sejumlah media lokal bahkan mulai mengaitkan kursinya dengan Antonio Conte, mantan pelatih Juventus.

Namun, Spalletti menegaskan tidak ingin larut dalam pemberitaan dan reaksi negatif setelah hasil buruk.

"Saya yang memutuskan apa yang harus saya perhatikan dan kapan memilih tidak, dan dalam kasus ini, saya memilih untuk tidak memikirkannya," katanya.

Spalletti mengaku tidak terkejut dengan munculnya tekanan terhadap pelatih meski musim ini baru berjalan empat pekan.

Terlebih, sudah ada dua pelatih kehilangan pekerjaannya, yakni Fabio Grosso di Fiorentina dan Domenico Tedesco di Bologna.

"Kami memiliki prioritas sendiri, yaitu memenangkan pertandingan dan menunjukkan jati diri kami sebagai Juventus," tegasnya.

Juventus kini memiliki kesempatan bangkit di kompetisi Eropa. Bianconeri akan menjamu klub Belanda, NEC Nijmegen, pada matchday pertama fase grup Liga Europa di Allianz Stadium, Jumat (18/9) pukul 02.00 WIB.
Baca juga: Spalletti ungkap Juventus takluk atas dari Sassuolo
Baca juga: Sassuolo menang dramatis saat lawan Juventus
Baca juga: Juventus pinjam Nick Woltemade dari Newcastle untuk perkuat lini depan

Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor: Rajib Rizali
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.