Lima pemanjat Indonesia berhasil taklukkan Troll Wall di Norwegia - ANTARA News Megapolitan

Lima pemanjat Indonesia berhasil taklukkan Troll Wall di Norwegia - ANTARA News Megapolitan

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak lima pemanjat Indonesia berhasil menaklukkan Troll Wall di Norwegia melalui ekspedisi Indonesia Big Wall Expedition (Ibex), sekaligus mengibarkan Merah Putih di salah satu tebing paling menantang di Eropa.

Berdasarkan unggahan bersama dalam akun Instagram (IG) @ibex_official.id dan @fpti_official, Rabu, lima pemanjat itu adalah Mochamad Akram Al Amien, Iga Wihantar, Nazib Fadlullah, Deden Wahyudin, dan Dodi Liswardi.

Tim menyelesaikan pendakian Troll Wall setelah menghadapi karakter tebing yang panjang, terjal, dan membutuhkan kemampuan teknis, serta daya tahan tinggi.

Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari misi The Earth Expedition Europe yang membawa tim Indonesia menjajal tiga tebing ikonis Eropa, yakni Le Petit Dru di Prancis, Troll Wall di Norwegia, dan Naranjo de Bulnes di Spanyol.

Dalam keterangan di IG tersebut, pemanjatan Troll Wall dimulai pada 19 Agustus melalui Norwegian Route yang merupakan salah satu jalur klasik di dinding tersebut dengan panjang sekitar 1.200 meter. Tim kemudian mencapai puncak pada 29 Agustus pukul 09.30 waktu setempat.

Troll Wall atau Trollveggen merupakan bagian dari massif Trolltindene di Romsdalen, Norwegia. Dinding batu tersebut memiliki ketinggian vertikal sekitar 1.100 meter dan dikenal sebagai salah satu tebing panjat paling ekstrem di Eropa.

Keberhasilan di Norwegia menjadi capaian kedua tim Ibex dalam rangkaian ekspedisi Eropa. Sebelumnya, tim berhasil menuntaskan pendakian Le Petit Dru di Prancis pada 3 Agustus, setelah empat hari pemanjatan melalui jalur American Direct sepanjang 30 pitch.

Ekspedisi tersebut sekaligus menjadi upaya tim Indonesia membawa Merah Putih ke tebing-tebing legendaris dunia. Setelah menyelesaikan tantangan di Le Petit Dru dan Troll Wall, tim IBEX dijadwalkan melanjutkan misi menuju Naranjo de Bulnes di Spanyol.

Sementara itu, Troll Wall pertama kali ditaklukkan pada 1965 oleh tim Norwegia. Sejak saat itu, dinding tersebut menjadi salah satu tujuan penting bagi pemanjat tebing dan pendaki ekstrem dunia karena tingkat kesulitan, kondisi batuan, serta cuaca yang dapat berubah dengan cepat.

Keberhasilan lima pemanjat Indonesia menuntaskan jalur tersebut menambah catatan prestasi pemanjatan tebing Indonesia di panggung internasional dan menunjukkan kemampuan pemanjat nasional menghadapi medan big wall dengan tingkat kesulitan tinggi.

Pewarta: Donny Aditra
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.