Lima jurnalis hilang kontak, Polisi Tangerang bantu pencarian
Lima jurnalis hilang kontak, Polisi Tangerang bantu pencarian
Senin, 14 September 2026 22:51 WIB
Petugas Polresta Tangerang melakukan patroli air dan penyisiran sebagai upaya membantu pencarian SAR terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-Polresta Tangerang/am.
Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten melalui Satuan Polairud ikut membantu proses pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Upaya penyisiran dan patroli dilakukan hingga wilayah perairan perbatasan laut Tangerang-Serang, yakni dari kawasan Pulau Cangkir hingga perbatasan laut Kabupaten Serang.
"Kami tetap melakukan pemantauan di wilayah perairan kami. Sampai dengan patroli dilakukan, situasi perairan terpantau aman," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspadalah Amirullah di Tangerang, Senin.
Baca juga: TNI AL kerahkan tiga kapal untuk pencarian jurnalis yang hilang kontak
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyisiran di wilayah perairan hukum Polresta Tangerang hingga perbatasan laut Serang, tidak ditemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan lima jurnalis yang dilaporkan hilang.
Dia bilang, meskipun lokasi kejadian berada di wilayah perairan Pandeglang, pihaknya tetap melakukan pemantauan di wilayah perairan yang menjadi kewenangan pihaknya sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Menurutnya, kondisi cuaca dan perairan menjadi salah satu aspek penting yang terus dipantau, terutama menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan adanya masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan perairan.
"Kami mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di laut agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang," ujarnya.
Pewarta : Azmi Syamsul Ma'arif
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.