Langkah-langkah penanganan kendaraan komersial terdampak abu vulkanik
Jakarta (ANTARA) - Kendaraan komersial yang dioperasikan di daerah persebaran abu vulkanik perlu diperiksa kondisi komponennya serta dibersihkan untuk memastikan semuanya bisa berfungsi dengan baik.
Direktur Solusi Bisnis PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Anjar Rosjadi dalam siaran pers perusahaan yang diterima di Jakarta pada Selasa menyampaikan langkah-langkah yang perlu dijalankan untuk menangani kendaraan yang terpapar abu vulkanik.
Berikut langkah-langkah penanganan yang disarankan dilakukan untuk menangani kendaraan komersial yang terpapar abu vulkanik.
1. Periksa filter udara mesin
Partikel abu vulkanik yang sangat halus dapat membuat filter udara lebih cepat kotor dan menghambat aliran udara menuju mesin.
Pemeriksaan filter udara perlu dilakukan setelah kendaraan dioperasikan di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik.
"Udara yang kotor dan membawa debu atau abu vulkanik perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan beban kerja sistem penyaringan udara," kata Anjar.
"Filter udara yang sudah kotor perlu diperiksa dan ditangani sesuai prosedur perawatan kendaraan," ia menambahkan.
Kendaraan yang sering digunakan di lingkungan dengan tingkat polusi debu tinggi juga disarankan diperiksa secara berkala.
2. Periksa pipa dan selang saluran udara menuju mesin
Pastikan seluruh sambungan pipa dan saluran terpasang dengan baik serta tidak ada kondisi yang dapat mengganggu aliran udara.
3. Perhatikan sistem pemasukan udara
Sistem pemasukan udara pada kendaraan yang menggunakan turbocharger sebaiknya diperiksa untuk memastikan partikel pengotor tidak mengganggu sistem yang mendukung kinerja mesin.
4. Bersihkan kaca kendaraan dengan cara yang tepat
Abu vulkanik yang menempel pada kendaraan sebaiknya tidak langsung dilap atau dibersihkan menggunakan wiper dalam kondisi kering, karena partikel tersebut bersifat abrasif dan dapat menyebabkan goresan.
"Selain komponen mesin, kebersihan kaca kendaraan juga tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan visibilitas pengemudi," kata Anjar.
Pembersihan kaca kendaraan yang terpapar abu vulkanik disarankan dilakukan dengan menyiram kaca menggunakan air mengalir terlebih dahulu agar abu luruh.
Setelah permukaan kaca bersih dari partikel abu, pencucian dapat dilanjutkan menggunakan sabun dan air bersih.
5. Lakukan pemeriksaan lebih menyeluruh jika perlu
Pemeriksaan yang lebih menyeluruh disarankan dilakukan pada kendaraan komersial yang dioperasikan secara intensif di wilayah terdampak persebaran abu vulkanik.
Pemeriksaan yang lebih menyeluruh diperlukan untuk memastikan sistem pemasukan udara dan komponen yang lain dalam kondisi baik sebelum kendaraan kembali dioperasikan.