Kodim 0318 Natuna manfaatkan 30 hektare lahan untuk budidaya tanaman jagung pipil
Kodim 0318 Natuna manfaatkan 30 hektare lahan untuk budidaya tanaman jagung pipil
Rabu, 9 September 2026 13:59 WIB
Komandan Kodim 0318 Natuna Kolonel Inf Ruruh Sejati. ANTARA/Muhamad Nurman
Natuna (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0318 Natuna, Kepulauan Riau, memanfaatkan lahan seluas 30 hektare (ha) untuk membudidayakan jagung pipil.
Komandan Kodim 0318 Natuna Kolonel Inf Ruruh Sejati di Natuna, Rabu, mengatakan lahan tersebut merupakan milik warga yang berada di Kecamatan Bunguran Batubi.
Ia menyebut, saat ini masih dilakukan tahap uji coba dengan beberapa batang tanaman. Berdasarkan hasil pemantauan, uji coba tersebut menunjukkan hasil positif. Oleh karena itu, kata dia, penanaman dalam jumlah lebih banyak akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Pengelolaan akan dilakukan bersama masyarakat yang memiliki lahan dan berminat," ucapnya.
Ia menjelaskan, lahan yang akan digunakan merupakan lahan tidur yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Hasil pemantauan Kodim kata dia, lahan yang berada di Kecamatan Bunguran Batubi masih banyak yang belum dimanfaatkan, sehingga ditumbuhi ilalang, pakis, dan tumbuhan liar lain.
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena vegetasi yang tumbuh tidak terkontrol berpotensi menjadi titik rawan kebakaran, apalagi saat musim kering.
Karena itu, Kodim mendorong masyarakat mengelola lahan secara produktif melalui kegiatan itu, sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran.
"Ini merupakan bagian dari mitigasi kebakaran, karena lahan yang dimanfaatkan akan dikelola dengan baik sehingga menekan risiko kebakaran. Lahan ini juga pernah terbakar awal tahun ini" katanya.
Dalam program tersebut, Kodim 0318 Natuna akan menyediakan bibit, pupuk, serta kebutuhan pendukung lainnya agar budidaya jagung dapat berjalan optimal.
"Kita juga tidak membiarkan masyarakat mengelola sendirian, karena pengelolaan pasti membutuhkan biaya dan tenaga ekstra, salah satunya untuk pengairan," katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Zulheppy, mengatakan Kecamatan Bunguran Batubi saat ini tercatat sebagai wilayah dengan luasan kebakaran paling besar.
Menurut dia, kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat. Salah satunya, kegiatan belajar mengajar dibatasi untuk mencegah risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Saat ini, para siswa tidak melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.
Hingga saat ini, kata dia, petugas Satuan Tugas (Satgas) karhutla masih bersiaga di wilayah tersebut.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.