Ketua Komisi XII DPR: Kami Apresiasi Polisi Usut Dugaan Korupsi Batu Bara
Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:09 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya mengapresiasi keberanian Kepolisian Republik Indonesia dalam mengungkap dugaan praktik kecurangan (fraud) dalam rantai pasok batubara untuk pembangkit listrik. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen penegakan hukum yang perlu didukung untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperbaiki tata kelola sektor ketenagalistrikan.
Baca Juga
Bambang menjelaskan bahwa mekanisme pengadaan batubara merupakan transaksi business to business (B2B). Maka itu, fokus utama yang harus diperkuat adalah tata kelola pengadaan, mulai dari proses pengadaan, pengawasan, hingga penerimaan batubara agar seluruh tahapan berjalan secara transparan, profesional, dan akuntabel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bambang menegaskan bahwa persoalan seperti ini harus dituntaskan hingga akar masalahnya. Ia menilai praktik-praktik yang merugikan negara dan mengganggu keandalan pasokan energi tidak boleh dibiarkan terus berulang karena hanya akan menguras energi bangsa dalam menyelesaikan persoalan yang seharusnya dapat dicegah melalui tata kelola yang baik.
Baca Juga
"Kami mengapresiasi keberanian kepolisian yang telah mengungkap dugaan persoalan ini. Kasus seperti ini harus diselesaikan secara tuntas agar menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak dan tidak terus menguras energi kita akibat persoalan tata kelola yang seharusnya bisa dicegah," ujar Bambang dalam keterangannya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ia mengingatkan bahwa Komisi XII DPR RI sejak tahun 2022 memberikan perhatian serius terhadap penguatan tata kelola pengadaan batubara. Menurutnya, aspek pengawasan harus menjadi prioritas agar kualitas maupun volume batubara yang diterima benar-benar sesuai dengan kontrak.
Baca Juga
"Kami sejak 2022 telah mengingatkan agar fokus pada pembenahan tata kelola pengadaan batubara. Pengawasan terhadap kualitas dan volume harus diperkuat, termasuk melalui peran surveyor yang independen dan profesional," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bambang menekankan bahwa setiap tahapan pemeriksaan harus dilakukan secara ketat untuk memastikan tidak ada ruang bagi praktik fraud. Verifikasi kualitas, kuantitas, hingga administrasi pengiriman harus berjalan transparan dan akuntabel sehingga mampu melindungi kepentingan negara maupun masyarakat sebagai pengguna listrik.
Komisi XII DPR RI, lanjut Bambang, akan terus mengawal perbaikan tata kelola sektor energi agar setiap proses pengadaan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan mampu menjamin keandalan pasokan energi bagi masyarakat serta dunia usaha.
Misteri Rumah Berisi Emas 74 Kg di Sentul, Polisi Telusuri Kepemilikan Lewat BPN
Dari seluruh lokasi yang digeledah, sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, menjadi yang paling menyita perhatian publik. Lantas siapa pemiliknya?
VIVA.co.id
11 Juli 2026