Kemenperin kawal implementasi SNI food tray jamin mutu MBG

Kemenperin kawal implementasi SNI food tray jamin mutu MBG

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat pengawalan implementasi Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk produk wadah bersekat dari baja tahan karat atau food tray guna memastikan mutu hingga keamanan produk dalam mendukung makan bergizi gratis (MBG).

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penerapan SNI secara wajib merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan produk yang digunakan masyarakat memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan keselamatan.

Terlebih menurutnya dalam pernyataan dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, food tray merupakan produk yang bersentuhan langsung dengan makanan sehingga aspek kualitas bahan dan proses produksinya perlu mendapatkan perhatian serius.

“Penerapan SNI wajib harus memberikan kepastian bahwa produk yang digunakan masyarakat memenuhi standar mutu dan keamanan yang telah ditetapkan. Pada saat yang sama, kebijakan standardisasi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas serta daya saing produk industri dalam negeri,” kata Menperin.

Baca juga: Kemenperin tekankan standardisasi AMDK guna jaga iklim usaha

Menurutnya, penerapan standar terhadap produk food tray memiliki arti strategis dalam mendukung pelaksanaan program MBG. Dengan kebutuhan yang besar, industri dalam negeri harus mampu menyediakan produk berkualitas yang memenuhi ketentuan standar secara konsisten.

Kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai pengguna akhir, tetapi juga memperkuat rantai pasok domestik dalam pelaksanaan program MBG.

Dengan demikian, kebutuhan food tray dapat menjadi peluang bagi industri nasional untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan daya saing.

“Program prioritas pemerintah perlu memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional. Karena itu, industri dalam negeri harus semakin siap memenuhi kebutuhan produk berkualitas dan sesuai standar, sehingga manfaat dari meningkatnya permintaan dapat dirasakan oleh sektor manufaktur nasional,” ujar Menperin.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.