Kemendikdasmen pisahkan alokasi anggaran pembangunan studio belajar - ANTARA News Jawa Timur
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan telah memisahkan alokasi anggaran untuk pembangunan studio belajar yang merupakan usulan Presiden Prabowo Subianto dengan alokasi anggaran program pendidikan lainnya.
Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikdasmen, Suharti menegaskan anggaran pembangunan studio belajar yang ditujukan untuk mendukung penyelenggaraan program pendidikan jarak jauh (PJJ) tersebut telah disediakan terpisah, sehingga tidak mengganggu alokasi anggaran program lainnya, termasuk program revitalisasi satuan pendidikan maupun penyaluran IFP.
“Anggaran pembangunan studio belajarnya disediakan terpisah, sudah dialokasikan secara terpisah, tidak mengganggu alokasi anggaran program yang sudah berjalan,” kata Suharti usai Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta Pusat, Jumat.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya siap menghidupkan kembali studio televisi pendidikan untuk mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui siaran terpusat.
“Untuk studio terpusat itu, nanti kita bangun di Jakarta. Di masa dulu, kita punya studio TV pendidikan, nanti kita akan pakai lagi studio itu,” kata Mendikdasmen, Mu’ti setelah Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen Jakarta.
Ia mengatakan persiapan itu dilakukan dengan merenovasi studio dengan menyesuaikan kebutuhan PJJ sebagaimana diinstruksikan Presiden Prabowo.
Untuk tahap pertama siaran pendidikan, pihaknya akan terlebih dahulu memanfaatkan fasilitas TV di Jakarta sebelum diperluas ke daerah-daerah melalui unit pelaksana tugas (UPT) masing-masing.
Terkait pengisi konten program siaran pendidikan, Abdul Mu’ti memastikan akan mengoptimalkan guru-guru terbaik sesuai bidang keilmuan.
Ia memastikan bahwa optimalisasi PJJ melalui siaran pendidikan akan segera dimulai tahun ini.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo, dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026, mengatakan akan membuat studio-studio terpusat dilengkapi dengan guru-guru terbaik yang akan mengadakan siaran pembelajaran jarak jauh.
Ribuan sekolah, kata Presiden, nantinya dapat mengakses pembelajaran yang disiarkan melalui studio tersebut.
Presiden menambahkan studio pembelajaran tersebut akan menyiarkan pembelajaran apapun, termasuk bahasa asing yang pembelajarannya akan dimulai dari jenjang pendidikan SD.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.