Kapal besar disiapkan jaga kelancaran penyeberangan di Selat Sunda
Kapal besar disiapkan jaga kelancaran penyeberangan di Selat Sunda
Selasa, 8 September 2026 20:21 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo memberi keterangan terkait transportasi di Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Kami sudah antisipasi ketika gelombang tinggi
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan bahwa untuk memperlancar penyeberangan di Selat Sunda telah disiapkan operasional kapal berbadan besar di Pelabuhan Bakauheni.
"Adanya abu vulkanik sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau memang berdampak pada sektor transportasi khususnya transportasi udara, karena cukup rentan untuk terbang. Namun beruntung masih ada subtitusi pelayanan yakni melalui angkutan darat, serta penyeberangan laut," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan untuk mendukung kelancaran penyeberangan laut bila terjadi gelombang tinggi serta cuaca berangin, telah disiapkan operasional kapal berbadan besar untuk melayani penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni.
"Kami sudah antisipasi ketika gelombang tinggi, kapal kecil dikeluarkan dan di pakai kapal-kapal besar yang lebih kuat, sehingga tidak berdampak saat cuaca buruk dan bisa membantu melayani penyeberangan saat moda transportasi lain mungkin mengalami gangguan akibat erupsi," katanya.
Dia menjelaskan jarak pandang penyeberangan kapal di Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak masih terkendali dan aman untuk melayani penyeberangan.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelayanan transportasi di Lampung tidak terkendala, atas terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau. Sekaligus memastikan keamanan transportasi baik udara, darat, dan laut," ucap dia.
Ia mengharapkan masyarakat pun dapat terus mengakses informasi terkait kebencanaan sebelum melakukan perjalanan dari sumber yang resmi.
"Harapannya dengan kejadian kemarin adanya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengakibatkan terjadi perpindahan dari moda transportasi udara ke darat dan laut. Ke depan ini bisa terus dipersiapkan dari sisi aspek keselamatan dan berbagai hal, dan harus terus waspada dalam melayani masyarakat di berbagai simpul transportasi," tambahnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.