Jasa Raharja data dan verifikasi korban kecelakaan KM Virgo

Jasa Raharja data dan verifikasi korban kecelakaan KM Virgo

Jasa Raharja data dan verifikasi korban kecelakaan KM Virgo

Senin, 14 September 2026 22:52 WIB

Image Print

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin (tengah) memberikan keterangan saat meninjau perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, di Pelabuhan Triskati, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Banjarmasin (ANTARA) - PT Jasa Raharja (Persero) mulai mendata dan memverifikasi identitas korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dengan menghimpun data Basarnas serta memvalidasi identitas korban meninggal dunia melalui inafis dan kepolisian.

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin, mengatakan pendataan dilakukan mengikuti perkembangan operasi pencarian dan evakuasi Basarnas, dan data korban meninggal dunia mulai diverifikasi dan divalidasi untuk memastikan identitas setiap korban.

“Data kami masih mengikuti yang disampaikan oleh Basarnas. Semua data itu sekarang sudah kita himpun, dan beberapa pendataan khususnya yang meninggal dunia juga sudah kami lakukan proses verifikasi dan validasinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan verifikasi korban meninggal dunia akan dicocokkan dengan data Inafis dan kepolisian terlebih dahulu sebelum berkoordinasi dengan ahli waris atau keluarga korban untuk memastikan kesesuaian data.

Sementara itu, pendataan korban luka-luka dilakukan setelah korban berhasil dievakuasi, termasuk korban yang tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan sebagian kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Awaluddin mengatakan proses verifikasi melibatkan Kementerian Perhubungan melalui KSOP, Basarnas, Kementerian Kesehatan melalui rumah sakit yang menangani korban, kepolisian, Pelindo, serta unsur terkait lainnya.

“Dari hasil verifikasi akhir dan pernyataan resmi terhadap penetapan korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, akan mengikuti prosedur dalam konteks pemberian santunan,” ujarnya.

Ia menyebut penghimpunan data terus dilakukan seiring perkembangan operasi SAR sehingga informasi korban dapat diperbarui berdasarkan temuan lapangan serta hasil verifikasi dari instansi yang memiliki kewenangan.

Jasa Raharja selanjutnya menggunakan data yang telah melalui verifikasi lintas instansi sebagai dasar penetapan identitas dan status korban dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Hingga Senin (14/9) pukul 15.30 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 115 korban telah ditemukan, terdiri atas 109 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 128 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.

Dari 115 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia.

Berikutnya, satu korban tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari lokasi kecelakaan, serta 28 korban lainnya masih proses evakuasi dari lokasi menuju Pelabuhan Trisakti.

Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Pewarta : Tumpal Andani Aritonang
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026