Jangan Asal Buang! 5 Kulit Buah Ini Ternyata Kaya Nutrisi dan Bisa Dikonsumsi
Jakarta -
Selama ini kulit buah sering berakhir dibuang di tempat sampah. Padahal, ada kulit buah yang justru bisa dikonsumsi karena kaya nutrisi.
Sering dibuang, ternyata beberapa kulit buah-buahan ini justru menyimpan nutrisi. Bahkan, bagian yang dianggap tak bisa dimakan ini dapat diolah menjadi makanan.
Bukan cuma soal mengurangi limbah makanan, menyantap bagian kulit buah juga bisa menambah asupan serat, vitamin, antioksidan hingga mineral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa bahkan sudah diolah menjadi makanan. Meski begitu, tidak semua aman dimakan begitu saja. Ada yang perlu dimasak terlebih dahulu.
Dikutip dari Real Simple (6/11/25) berikut 5 buah yang kulitnya sehat dikonsumsi.
1. Mangga
Kulit mangga mengandung serat dalam jumlah yang tinggi. Foto: Getty Images/Nungning20
Kulit mangga ternyata kaya vitamin C, vitamin E, dan serat. Studi menyebut dalam 10 gram kulit mangga mengandung sekitar 3,6-7,8 gram serat.
Kandungan nutrisinya membuat kulit mangga mulai diteliti untuk diolah menjadi bubuk. Bubuk ini bisa ditambahkan ke roti, pasta, hingga jeli.
Namun, kulit mangga juga dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Karena itu, sebaiknya berhati-hati jika belum pernah mengonsumsinya.
2. Pisang
Siapa sangka bahwa kulit pisang bisa dikonsumsi. Di beberapa negara, bagian kuning ini bahkan kerap digunakan sebagai bahan masakan.
Kulit pisang mengandung serat larut yang baik untuk pencernaan. Bagian ini juga kaya antioksidan dan berbagai mikronutrien.
Penggunaan kulit pisang dalam masakan bukan hal baru. Bahkan, penulis buku masak Nigella Lawson pernah membagikan resep kari berbahan kulit pisang yang sempat viral di media sosial.
3. Kiwi
Kulit kiwi mengandung serat yang penting Foto: Site News
Kulit kiwi memiliki tekstur yang berbulu dan sedikit kasar. Namun, ternyata kulit kiwi dapat dikonsumsi. Kiwi bisa membantu melancarkan pencernaan jika dimakan bersama kulitnya.
Studi menunjukkan konsumsi dua kiwi per hari dapat meningkatkan frekuensi buang air besar dan membantu mengatasi sembelit ringan.
Kulit kiwi mengandung serat yang penting untuk menjaga kelancaran BAB. Jadi, makan kiwi utuh bisa memberikan lebih banyak serat dibanding hanya menyantap daging buahnya.
Tak suka tekstur kulit kiwi yang berbulu? Kamu bisa coba kiwi gold yang kulitnya lebih halus.
4. Semangka
Ilustrasi kulit semangka. Foto: Getty Images/iStockphoto/Aneta_Gu
Kulit semangka yang keras tak harus berakhir di tempat sampah. Bagian putih hingga kulitnya mengandung citrulline, antioksidan, serta mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi.
Citrulline merupakan senyawa yang berperan dalam membantu mengatur tekanan darah. Kandungan nutrisinya membuat kulit semangka mulai dimanfaatkan dalam berbagai olahan makanan.
Salah satu olahan yang populer adalah acar kulit semangka. Di wilayah Selatan Amerika Serikat, acar kulit semangka bahkan dikenal sebagai salah satu makanan tradisional.
5. Labu 'Winter Squash'
Kulit winter squash atau lebih dikenal labu musim dingin juga aman dimakan. Teksturnya memang keras, tetapi kulitnya bisa melunak setelah dimasak.
Penelitian pada jenis labu Butternut Squash menemukan kulitnya kaya antioksidan. Kandungan ini membuat kulit labu berpotensi menambah asupan nutrisi dari hidangan.
Selain itu, juga ada ada kandungan serat di dalamnya. Sementara jenis Acorn dan Delicata Squash memiliki kulit yang cenderung lebih cepat empuk saat dimasak.
Halaman 2 dari 2
(raf/adr)