Insentif EV Diarahkan buat Mobil Listrik Nasional, Begini Komentar Wuling
Jakarta -
Pemerintah berencana mengarahkan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk mobil dan motor listrik merek nasional. Menanggapi wacana tersebut, ini komentar Wuling Motors.
Marketing Director Wuling Motors Ricky Christian mengatakan, pihaknya tetap berharap pemerintah melanjutkan program insentif kendaraan listrik karena dinilai berperan besar dalam mempercepat adopsi EV di Indonesia.
"Tentu (kami berharap ada insentif mobil listrik lagi), karena kita melihat beberapa tahun terakhir ini, percepatan elektrifikasi salah satunya juga didukung dengan adanya insentif. Tapi kami menghormati kebijakan yang berlaku, dan harga (mobil listrik) yang saat ini diberikan sedang mengikuti kebijakan yang berlaku saat ini," ujar Ricky.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, keberadaan insentif selama beberapa tahun terakhir terbukti mampu mendorong pertumbuhan pasar mobil listrik nasional. Namun, Wuling tetap akan mengikuti kebijakan terbaru yang ditetapkan pemerintah.
Wuling Pelajari Skema Insentif Baru
Saat ditanya mengenai rencana pemerintah yang akan memprioritaskan insentif bagi merek kendaraan listrik nasional, Ricky belum ingin memberikan penilaian lebih jauh.
"Kami akan coba mempelajari dahulu skema insentif yang baru ini seperti apa, dan apakah Wuling bisa berkontribusi juga pada skema baru ini, dan intinya kami menghargai kebijakan yang diberikan pemerintah," kata Ricky lagi.
Ia menegaskan, perusahaan masih menunggu rincian mekanisme insentif sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Pemerintah Prioritaskan Merek Nasional
Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa arah kebijakan insentif kendaraan listrik akan difokuskan kepada produk nasional.
"Kita akan prioritaskan mobil-mobil dan motor listrik merek nasional," ujar Agus di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Meski demikian, Agus belum menjelaskan secara rinci bentuk insentif yang akan diberikan. Menurutnya, detail kebijakan masih mengacu pada pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Insentif mobil kan udah disampaikan oleh Pak Airlangga (Menko Perekenomian) kan dalam statement-nya. Ikuti aja statement-nya," sambung Agus.
Menunggu Formula Penyaluran Insentif
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan program insentif kendaraan listrik tetap akan berlanjut. Namun, pola penyalurannya akan berbeda dibanding sebelumnya.
"Motor listrik masih ada insentif nanti, tapi dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu," bilang Purbaya.
Ia menjelaskan, pemerintah masih menunggu masukan dari Kementerian Perindustrian dan Danantara mengenai perusahaan atau pihak yang berhak menerima insentif tersebut.
"Saya masih tunggu masukan dari Menperin dan dari Danantara. Karena dia yang diminta menentukan kemana subsidinya, untuk mobil juga kita tunggu masukan," ujar Purbaya.
(lua/din)