Ikut nonton bareng film Istimewa, Astrid Widayani tegaskan komitmen Pemkot Surakarta soal kesetaraan disabilitas
Ikut nonton bareng film Istimewa, Astrid Widayani tegaskan komitmen Pemkot Surakarta soal kesetaraan disabilitas
Kamis, 13 Agustus 2026 21:15 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani saat acara nonton bareng film berjudul Istimewa di Solo, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surakarta soal kesetaraan disabilitas.
Komitmen tersebut disampaikan saat acara nonton bareng film berjudul Istimewa di Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Ia mengatakan pemerintah daerah terus mewujudkan kesetaraan hak serta akses yang inklusif bagi penyandang disabilitas di seluruh sektor pembangunan masyarakat, salah satunya melalui dukungan terhadap media film dan seni budaya.
Ia menyampaikan bahwa prinsip no one left behind (tidak ada satu pun yang tertinggal) menjadi landasan penting dalam setiap kebijakan dan fasilitasi ruang publik di Kota Solo.
"Kota Solo saat ini sangat berkomitmen bagaimana kami bisa memberikan akses yang sama, no one left behind. Misi kesetaraan ini harus kami bawa di semua aspek dan di semua sektor, termasuk untuk kawan-kawan disabilitas," katanya.
Ia menjelaskan Pemkot Surakarta berfokus memfasilitasi ruang-ruang publik yang ramah disabilitas, pengembangan sekolah inklusi, pelatihan keterampilan, hingga pemajuan kegiatan berbasis seni dan budaya.
Menurutnya, keberadaan film Istimewa yang terinspirasi dari kisah nyata di Rumah Istimewa ini menjadi media yang sangat efektif dalam menanamkan semangat inklusivitas serta mengubah cara pandang masyarakat terhadap kelompok rentan.
"Film ini menjadi media yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan dan semangat. Tidak hanya bagi masyarakat umum dalam memandang kelompok rentan, tetapi juga bagi kawan-kawan disabilitas agar lebih percaya diri dan menampilkan potensi yang dimiliki," ujarnya.
Ia menambahkan kehadiran berbagai komunitas seperti Komite Disabilitas Daerah (KDD) Surakarta turut memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendampingi serta memberdayakan para penyandang disabilitas.
Astrid berharap karya film bertema sosial dan inklusif seperti ini dapat terus diproduksi guna memotivasi masyarakat luas untuk saling mendukung dan memajukan Kota Solo sebagai kota budaya yang ramah bagi semua kalangan.
Acara pemutaran film tersebut turut dihadiri oleh produser film Istimewa Abdullah Mansuri, jajaran pemeran film, perwakilan komunitas disabilitas Soloraya, akademisi film, pengulas film, serta para kreator konten lokal.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.