Hotman Paris Bungkam Soal Kematian Keponakannya Rocky Napitupulu, Padahal Sempat Melaporkannya ke Polda Metro

Hotman Paris Bungkam Soal Kematian Keponakannya Rocky Napitupulu, Padahal Sempat Melaporkannya ke Polda Metro

 Berita Metro Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB ...

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Jakarta, VIVA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memilih tidak banyak berkomentar mengenai meninggalnya advokat Rocky Martin Napitupulu yang merupakanΒ keponakannya.

Baca Juga

Di tengah kabar duka tersebut, Hotman mengaku ingin fokus menjalani pengobatan penyakit saraf kejepit yang dideritanya. Hotman menolak memberikan tanggapan lebih jauh terkait kematian Rocky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Janganlah sudah ini kan udah keponakan (meninggal). Janganlah sudah bahas itu ya,” kata Hotman kepada wartawan, Kamis, 23 Juli 2026.

Baca Juga

Hotman mengatakan, saat ini perhatian utamanya tertuju pada kondisi kesehatannya yang memburuk. Dia mengaku akan bertolak ke Singapura pada Jumat, 24 Juli 2026,

untuk menjalani perawatan lanjutan. Kondisi itu pula yang membuatnya memutuskan mundur sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Baca Juga

β€œSaya hanya mengumumkan bahwa kondisi sekarang sudah parah saya besok pagi akan berangkat ke Singapura dan saya sudah minta beliau saya mengundurkan diri hanya itu saja,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Hotman ternyata melaporkan Rocky Martin Napitulu ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penggelapan.

Adapun laporan dibuat tanggal 22 Mei 2026. Laporan diwakili oleh kuasa hukumnya, Hendry Hamonangan Siahaan. Laporan tersebut bernomor LP/B/3684/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Dalam laporannya, korban yakni Hotman dan terlapor (Rocky) ditunjuk jadi kuasa hukum untuk menangani kasus korupsi di Semarang. Korban dapat bayaran Rp17, 5 miliar yang ditransfer dari kliennya ke terlapor baru kemudian diberikan ke korban.

Namun, disebut kalau ada beberapa uang yang tidak diserahkan ke korban. Berdasar laporan, korban disebut rugi sebesar Rp3,29 m. Kejadian itu dikatakan terjadi sekitar bulan Maret 2026.

Terkait laporan ini, Hendry selaku kuasa hukum Hotman yang mewakili membuat laporan tidak banyak berkomentar. Saat ditanya via sambungan telepon dia mengaku belum bisa menjawab pertanyaan soal laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya belum bisa menjawab, nanti saya tanya ke Pak Hotman ya. Mohon maaf sekali, terima kasih sebelumnya sudah menghubungi," kata Hendry, dikutip Senin, 20 Juli 2026.

Adapun Rocky sendiri meninggal dunia pada Sabtu, 18 Juli 2026 lalu. Dia tewas bunuh diri di kawasan Apartemen Master Piece, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Halaman Selanjutnya

Polisi menduga korban meninggal akibat bunuh diri, namun motif di balik peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan. Korban ditemukan terjatuh di balkon lantai 2 Hotel The G yang berada di kawasan tersebut.