Federasi Negara Ini Kecam FIFA yang Mau Komersialisasi Piala Dunia!

Federasi Negara Ini Kecam FIFA yang Mau Komersialisasi Piala Dunia!

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia sepak bola internasional diguncang perpecahan terbesar dalam sejarah modern. Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) resmi bergabung dengan seluruh asosiasi sepak bola di bawah naunga...

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia sepak bola internasional diguncang perpecahan terbesar dalam sejarah modern. Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) resmi bergabung dengan seluruh asosiasi sepak bola di bawah naungan UEFA untuk memboikot semua kompetisi FIFA.

Melansir Irish Times, langkah ekstrem ini diambil sebagai bentuk protes keras terhadap rencana FIFA yang ingin menjual saham komersial Piala Dunia kepada perusahaan ekuitas swasta.

Krisis ini bermula pada Selasa lalu ketika FIFA secara mendadak meminta 211 asosiasi anggotanya untuk menyetujui rencana transfer kepentingan komersial Piala Dunia dan seluruh kompetisi FIFA ke anak perusahaan baru. Rencananya, hingga 20 persen saham dari anak perusahaan tersebut akan dijual kepada investor swasta.

Sebagai pemanis, Presiden FIFA Gianni Infantino menyurati para anggota dan menjanjikan lonjakan pendanaan hingga US$ 20 juta (sekitar Rp361 miliar) selama empat tahun. Bahkan, negara-negara yang menyetujui proposal sebelum tenggat waktu 19 September dijanjikan bonus tambahan sebesar US$ 20 juta pada 1 Januari tahun depan. Rencana ini pun langsung dicap UEFA sebagai "tindakan pemaksaan."

Menanggapi manuver FIFA, 55 negara anggota UEFA menggelar pertemuan darurat pada hari Kamis dan mengeluarkan pernyataan bersama yang mengejutkan yakni mereka memboikot total seluruh kompetisi FIFA sampai proposal tersebut dibatalkan secara permanen dengan jaminan mengikat.

Secara matematis, FIFA hanya membutuhkan mayoritas suara sederhana dari 211 anggotanya untuk meloloskan aturan ini. Namun, boikot massal dari negara-negara Eropa dipastikan akan menghancurkan nilai komersial turnamen FIFA.

Pukulan bagi Infantino semakin telak setelah 41 negara anggota konfederasi Amerika Utara (Concacaf) juga secara resmi menyatakan menolak rencana tersebut, meski mereka belum melangkah sejauh UEFA untuk melakukan boikot. Hingga berita ini diturunkan, pihak FIFA masih bungkam dan belum memberikan komentar resmi.

Sikap Tegas Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI)
Melalui pernyataan resminya, FAI menegaskan posisinya yang berdiri bahu-membahu bersama UEFA demi menjaga integritas sepak bola dari komersialisasi berlebih.

"Asosiasi Sepak Bola Irlandia mendukung UEFA bersama dengan seluruh asosiasi anggota dalam menolak proposal FIFA untuk mentransfer kepemilikan saham di Piala Dunia FIFA dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," tulis pernyataan FAI.

"Kami percaya bahwa keputusan sepenting ini harus didasarkan pada tata kelola yang kuat, transparansi, dan konsultasi yang bermakna. Sebagai bentuk solidaritas dengan posisi UEFA, tim nasional Irlandia tidak akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA selama proposal ini masih dalam pertimbangan."

Dampak terdekat dari boikot ini bagi Irlandia adalah nasib tim nasional wanita mereka yang dijadwalkan bertanding dalam babak play-off Piala Dunia Wanita 2027 melawan Kazakhstan pada 7 Oktober mendatang.

Meski menyatakan boikot, FAI dikabarkan tetap melanjutkan persiapan tim seperti biasa dengan harapan konflik besar antara UEFA dan FIFA ini dapat segera menemui titik temu sebelum laga dimulai.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]