DPRD nilai revitalisasi Pasar Kuta Mandalika perkuat pariwisata NTB
Mataram (ANTARA) - Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat, Lalu Sudiartawan menilai langkah pemerintah provinsi merevitalisasi Pasar Rakyat Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di kawasan selatan Lombok.
"Sebagai warga selatan, kami menyampaikan apresiasi kepada Pak Gubernur atas atensi-nya terhadap kondisi Pasar Kuta. Pasar tersebut berada di kawasan pariwisata sehingga memiliki makna yang sangat penting dalam mendukung kawasan itu," ujarnya di Mataram, Senin.
Sudiartawan menilai, Pasar Kuta Mandalika memiliki peran strategis karena berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan kelas dunia di NTB. Ia meyakini penataan pasar tersebut akan meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pedagang lokal.
Sudiartawan pun mengapresiasi perhatian Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang mengalokasikan anggaran untuk membenahi pasar tersebut lantaran menurutnya, selain menjadi penunjang destinasi wisata Mandalika, Pasar Kuta juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Karena itu, penataan yang dilakukan Pemprov NTB dinilai akan memberikan dampak ganda, baik bagi sektor pariwisata maupun pelaku usaha kecil.
"Kami sangat berterima kasih kepada kepala daerah dalam hal ini Pak Gubernur telah menaruh perhatiannya terhadap Pasar Kuta Mandalika, disamping juga keberadaan pasar tersebut sangat strategis dalam perputaran ekonomi warga setempat," tutur anggota DPRD NTB dari DapilΒ Kabupaten Lombok Tengah itu.
Ia berharap perhatian serupa juga diberikan kepada pasar-pasar rakyat lain yang berada di kawasan penyangga destinasi wisata di Lombok Tengah, seperti Pasar Mawun di Tumpak dan Pasar Selong Belanak.
"Harapan kami, perhatian yang sama juga diberikan kepada pasar-pasar di kawasan penyangga pariwisata seperti Pasar Mawun dan Pasar Selong Belanak karena keduanya berada di tengah kawasan wisata," jelasnya.
Sebelumnya, Pemprov NTB menggelontorkan anggaran Rp400 juta untuk merevitalisasi Pasar Rakyat Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Penataan itu dilakukan menyusul banyaknya keluhan pedagang dan masyarakat terkait kondisi pasar yang dinilai kurang tertata dan kurang nyaman.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pembenahan tidak hanya menyasar fisik bangunan, tetapi juga mempertahankan karakter pasar tradisional yang berada di kawasan destinasi wisata itu.
"Kita bantu tata letak dan perbaiki desain-nya agar tetap rapi, namun kesan tradisionalnya harus tetap terlihat karena ini berada di lokasi wisata," kata Iqbal saat meninjau langsung progres revitalisasi pasar tersebut, Senin (27/7).
Dalam peninjauannya, Iqbal meminta akses masuk pasar diperlebar agar pengunjung lebih nyaman dan seluruh lapak pedagang dapat kesempatan yang sama untuk dikunjungi pembeli.
Selain penataan fisik, Pemprov NTB Iqbal berujar juga akan membenahi tata kelola pasar agar hasil pertanian dan bahan pangan segar yang dijual pedagang dapat terserap langsung oleh sektor pariwisata di kawasan Mandalika.
"Ke depan, kita akan berkoordinasi dengan Disperindag agar tata kelola pasarnya menjadi lebih rapi. Kita ingin agar barang dagangan segar dari pasar ini bisa langsung disalurkan ke restoran-restoran maupun hotel di sekitar kawasan," katanya.