DPRD Lampung Timur sebut Sekolah Rakyat tekan angka anak putus sekolah
DPRD Lampung Timur sebut Sekolah Rakyat tekan angka anak putus sekolah
Kamis, 13 Agustus 2026 21:04 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur Rida Rotul Aliyah (kiri) setelah menghadiri peresmian Sekolah Rakyat, Kamis. (ANTARA/HO-Rizky Gunawan)
Lampung Selatan (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), menilai kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi menjadi langkah strategis untuk menekan angka anak putus sekolah, terutama dari keluarga miskin dan sangat miskin, melalui akses pendidikan gratis dan berasrama.
Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah sebagaimana dikonfirmasi dari Lampung Selatan, Kamis mengatakan keberadaan sekolah berasrama tersebut menjadi secercah harapan bagi masyarakat yang berada dalam kategori miskin dan sangat miskin.
“Pertama, tentunya kami bangga atas nama masyarakat dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Timur. Ini menjadi secercah harapan, khususnya bagi warga kelompok Desil 1 dan Desil 2, agar ke depan tidak ada lagi anak yang putus sekolah,” ujar dia.
Menurut dia, hadirnya Sekolah Rakyat di Lampung Timur juga menjadi tonggak penting karena merupakan sekolah rakyat pertama yang hadir di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk afirmasi pemerintah dalam memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh hak pendidikan yang layak, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidup.
Oleh karena itu, dirinya mengapresiasi respons dan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang dinilai mampu bersinergi dalam menghadirkan program pendidikan berbasis kemasyarakatan tersebut.
Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program strategis nasional Presiden Republik Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
“Ini program yang sangat luar biasa dari Bapak Presiden sebagai ikhtiar nyata mengentaskan angka putus sekolah. Kita semua harus berkolaborasi, tidak hanya tugas pemerintah saja tetapi atas nama masyarakat,” katanya.
Maka dari itu, dia juga mengajak masyarakat ikut menyosialisasikan keberadaan Sekolah Rakyat sehingga keluarga yang memenuhi kriteria dapat mengetahui dan memanfaatkan program tersebut.
“Mari bersama-sama kita syiarkan dan kabarkan bahwa di Lampung Timur sudah berdiri Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi di Lampung Timur menyediakan akses pendidikan gratis dengan dukungan fasilitas asrama serta pembinaan karakter. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademik dan kepribadian peserta didik.
Program itu juga diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan indeks pembangunan manusia (IPM) Lampung Timur.
Dengan memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan, Sekolah Rakyat tidak hanya dapat mencegah anak berhenti sekolah, tetapi juga menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DPRD Lamtim sebut Sekolah Rakyat tekan angka anak putus sekolah
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.