DPD Minta Anggaran MBG Dievaluasi, Jangan Rp10 Ribu, Usul Jadi Rp20 Ribu per Porsi
Kamis, 13 Agustus 2026, 21:12 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Anggota DPD RI Abdul Kholik meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk anggaran bahan makanan yang dialokasikan untuk setiap porsi.
Kholik menilai anggaran bahan makanan MBG saat ini yang berada di kisaran Rp8.000-Rp10.000 per porsi perlu ditinjau kembali.
Menurut dia, anggaran tersebut berpotensi memengaruhi kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG.
Pernyataan itu disampaikan Kholik merespons kasus dugaan keracunan yang terjadi di SMKN 6 Semarang dengan jumlah korban lebih dari 700 orang.
"Saya berkali-kali mengatakan program ini baik tapi caranya tidak benar. Caranya adalah, ini program charity, (tapi) pendekatannya dengan cara korporasi. Karena korporasi, semua orang ingin mencari untung," sindirnya.
“Menurut saya salah satu faktor kenapa kemudian (terjadi kasus) keracunan itu karena angka yang tadi sangat minim Rp10 ribu itu. Mungkin perlu ditinjau angka itu,” ujar Kholik.
Ia mengusulkan anggaran khusus untuk bahan makanan ditingkatkan menjadi sekitar Rp15.000-Rp20.000 per porsi. Menurut Kholik, penambahan anggaran diperlukan agar kualitas bahan pangan dalam program MBG dapat lebih terjamin.
Selain persoalan anggaran, Kholik meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme penentuan sekolah penerima MBG. Ia menilai sekolah sebaiknya diberi ruang untuk menyatakan kesediaan menerima program tersebut.
“Jadi sekarang kan ada kesan, ‘Kami enggak enak kalau menolak’. Meski keracunan pun dia enggak berani untuk mengatakan tidak,” kata Kholik.
Karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah kembali menyeleksi penerima program berdasarkan tingkat kebutuhan.
“Jadi diseleksi lagi jumlah yang benar-benar membutuhkan dan sekolah ditanyakan lagi mau atau tidak (menerima MBG),” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat