​Disnaker Mataram pastikan hak ABK KMP Virgo diproses perusahaan

​Disnaker Mataram pastikan hak ABK KMP Virgo diproses perusahaan

Mataram (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan proses pengurusan asuransi dan hak-hak bagi Anak Buah Kapal (ABK) KMP Virgo telah ditangani oleh pihak perusahaan tempat korban bekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Putra Ekantara di Mataram, Selasa, mengatakan, pihak perusahaan telah bergerak untuk mengurus seluruh hak-hak korban, termasuk asuransi dan kepesertaan ketenagakerjaan.

​"Karena ini perusahaan swasta, kami bantu koordinasikan dan diinformasikan kalau asuransi dan hak-hak lain korban sudah diurus oleh pihak perusahaannya," katanya.

Pihaknya juga memberikan keyakinan kepada keluarga kalau hak-hak korban akan diberikan, mengingat korban bekerja di perusahaan besar sehingga sudah memiliki asuransinya, termasuk BPJS Ketenagakerjaan dan jaminan lainnya.

Disnaker Kota Mataram sebelumnya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta mengunjungi langsung kediaman keluarga korban untuk memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga, khususnya istri dan anak korban.

​"Kami sudah ke sana untuk memberikan support secara pribadi kepada istri dan anaknya sekaligus memberikan santunan dari pemerintah kota," katanya.

Kehadiran Disnaker Kota Mataram dimaksudkan untuk memastikan serta mengawal proses koordinasi agar seluruh hak-hak yang menjadi milik korban dan keluarganya dapat terpenuhi dengan baik.

"Kami juga meminta pihak keluarga tidak sungkan bertanya jika ada kendala dalam proses pencairan hak korban. Silakan hubungi kami," katanya.

Jenazah I Putu Angga Santyana, anak buah kapal (ABK) KM Virgo, tiba di rumah duka yang berlokasi di Lingkungan Seksari, Kelurahan Cakranegara Utara, Kota Mataram, Rabu Sore (23/9/2026). Kemudian pada Senin (28/9/2026), I Putu Angga Santyana dimakamkan.

I Putu Angga Santyana dilaporkan hilang dan ditemukan pada hari kedelapan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) setelah dilakukan penyelaman ke bagian dalam KM Virgo.

Korban ditemukan di hari kedelapan dalam kondisi meninggal dunia, korban ditemukan masih berada di dalam kapal setelah tim penyelam dari basarnas melakukan penyelaman dan mencoba untuk masuk ke dalam kapal.

Baca juga: Satu jenazah korban KM Virgo 8 asal Tulungagung dipulangkan

Baca juga: KN Purworejo 101 dikerahkan dukung operasi SAR kecelakaan KM Virgo

Baca juga: DVI gunakan kontainer pendingin kapasitas 200 untuk korban Kapal Virgo

Pewarta: Nirkomala
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.