Dinkes Cirebon mengintensifkan tracing Tb hingga 412 desa - ANTARA News Jawa Barat
Cirebon (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengintensifkan pelacakan atau tracing tuberkulosis (Tb) dengan memperluas pemeriksaan masyarakat hingga ditargetkan menjangkau 412 desa di daerah tersebut.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni di Cirebon, Jumat, mengatakan tracing yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tersebut telah menjangkau sekitar 34.000 orang di 340 desa sejak awal Agustus hingga pekan ketiga September 2026.
"Yang positif TB langsung diobati dan diminta kontrol. Kemudian keluarga yang tinggal satu rumah dan menjadi kontak erat juga langsung ditindaklanjuti," katanya
Ia menyebutkan dari sekitar 18.000 hasil pemeriksaan yang telah masuk ke sistem pelaporan Kementerian Kesehatan, Dinkes menemukan sekitar 2.200 orang yang masuk kategori terduga TB.
Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 74 orang dinyatakan positif TB dan langsung mendapatkan penanganan serta pengobatan dari petugas kesehatan.
Eni mengatakan temuan kasus positif tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon, dan dipastikan tidak terkonsentrasi pada satu daerah tertentu.
Selain pasien, petugas memeriksa anggota keluarga yang tinggal serumah untuk mengetahui kemungkinan adanya penularan dan menemukan kasus lain sejak dini.
Dalam rangkaian penanganan tersebut, pihaknya mendata sebanyak 234 orang yang merupakan kontak serumah pasien telah mendapatkan pengobatan dan tindak lanjut dari petugas kesehatan.
"Tracing dilakukan lagi di sekitar tempat tinggal pasien untuk melihat apakah ada kemungkinan penularan lainnya," ujarnya.
Ia mengatakan sasaran tracing meliputi masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien TB, mengalami gejala seperti batuk, serta memiliki faktor risiko tertentu, termasuk diabetes melitus dan hipertensi.
Dinkes Kabupaten Cirebon menargetkan pemeriksaan terhadap 46.600 orang dengan sasaran sekitar 100 orang di setiap desa dan diharapkan tercapai hingga akhir November 2026.
Sementara itu, Bupati Cirebon Imron mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis terus diperluas hingga seluruh 412 desa, termasuk dengan dukungan mobil rontgen untuk membantu mendeteksi TB dan gangguan saluran pernapasan.
"Dinas Kesehatan sudah turun ke 340 desa, pengobatan gratis, terus pemeriksaan, bahkan rontgen kita ada mobil juga," kata dia.
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.