Demokrat Jatim gelar lomba rakyat HUT RI sekaligus serap aspirasi - ANTARA News Jawa Timur
Kalau lomba menghadirkan masyarakat dan kami hadir di tengah mereka, otomatis terjadi komunikasi. Masyarakat bisa mengenal kader dan Partai Demokrat.
Surabaya (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar lomba rakyat di 38 kabupaten/kota dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai upaya membangun kedekatan dan menyerap aspirasi masyarakat.
"Ini momentum yang bagus untuk bersyukur dan mengenang para pejuang serta pendiri bangsa. Yang lebih penting, kegiatan ini menjadi gerakan kebersamaan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan," kata Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim, Agung Mulyono, di Surabaya, Minggu.
Lomba rakyat tersebut digelar secara serentak oleh jajaran Partai Demokrat, mulai tingkat pusat hingga daerah. Kegiatan itu sekaligus menjadi ruang bagi kader untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.
Agung mengatakan pelaksanaan lomba juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga. Masyarakat yang hadir dapat menyampaikan masukan secara langsung kepada kader dan anggota legislatif Demokrat.
"Ini menjadi momentum yang tepat untuk mendengar langsung apa yang mereka sampaikan," kata Agung yang juga Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim itu.
Ia menyebut sekitar 300 warga mendaftar untuk mengikuti berbagai perlombaan yang digelar di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim Rasiyo mengatakan kehadiran kader di tengah masyarakat dapat memperkuat pengenalan Partai Demokrat sekaligus membuka ruang komunikasi publik.
"Kalau lomba menghadirkan masyarakat dan kami hadir di tengah mereka, otomatis terjadi komunikasi. Masyarakat bisa mengenal kader dan Partai Demokrat," katanya.
Rasiyo menegaskan penyerapan aspirasi dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui kegiatan lomba rakyat, tetapi juga dalam berbagai agenda partai.
Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.