Bulog Natuna pastikan beras bantuan pangan aman konsumsi
Bulog Natuna pastikan beras bantuan pangan aman konsumsi
Sabtu, 12 September 2026 20:41 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Wan Syazali menyerahkan bantuan kepada PBP pada Kamis (10/9/2026) di Kecamatan Bunguran Batubi. ANTARA/Muhamad Nurman
Natuna (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memastikan beras bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat aman dan layak dikonsumsi karena telah melalui pemeriksaan kualitas sebelum didistribusikan.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian dikonfirmasi di Natuna, Sabtu, mengatakan beras bantuan pangan yang disalurkan merupakan beras medium yang harus memenuhi standar mutu sesuai regulasi Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Ia menyebut saat ini, Perum Bulog Cabang Natuna tengah menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 9.054 penerima bantuan pangan (PBP). Masing-masing PBP menerima 30 kilogram.
"Beras medium sesuai regulasi Bapanas, dengan derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen, butir patah maksimal 25 persen, serta bebas hama, bau asing, dan zat kimia lainnya," katanya.
Ia menjelaskan pemeriksaan kualitas dilakukan dengan mengambil sampel dari beberapa titik tumpukan beras maupun saat proses pengemasan di gudang.
Sampel tersebut kemudian diperiksa secara kualitatif dengan memperhatikan warna, aroma, dan kondisi debu pada beras. Setelah pemeriksaan fisik, beras juga dilakukan uji tanak untuk memastikan kelayakan konsumsi.
"Pemeriksaan kualitas dan kuantitas bantuan pangan dilakukan oleh organisasi perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pangan melalui uji timbang dan pemeriksaan fisik secara visual," ujar dia.
Selain pemeriksaan sebelum penyaluran, pengecekan kualitas beras juga dilakukan secara rutin oleh personel gudang Bulog.
Personel gudang, kata dia, setiap hari melakukan sanitasi dan aerasi gudang sebagai bagian dari pengendalian hama gudang terpadu.
Perawatan rutin juga dilakukan setiap bulan melalui fumigasi atau penyemprotan untuk mencegah perkembangbiakan hama gudang.
Terkait adanya laporan atau keluhan masyarakat mengenai kualitas beras bantuan pangan, Pencius mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan.
"Silakan dilaporkan kepada petugas di kelurahan, desa, atau tim Bulog untuk selanjutnya tim Bulog segera turun ke lapangan mengambil tindakan," katanya.
Ia menegaskan beras bantuan pangan yang disalurkan memenuhi standar mutu, antara lain bebas hama dan tidak berbau asing.
Pencius memastikan pengawasan kualitas dilakukan sejak beras diterima dari daerah sentra pengadaan hingga berada di daerah penerima bantuan.
"Pada saat penerimaan di daerah sentra pengadaan beras telah dilakukan survei. Setelah dikirim ke daerah penerima pun pengecekan kualitas dilakukan secara berkala," ujar dia.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.