Umpan Djempol bertransformasi dari produksi rumahan - ANTARA News Megapolitan

Umpan Djempol bertransformasi dari produksi rumahan - ANTARA News Megapolitan

Bandung (ANTARA) - Produsen umpan pancing Umpan Djempol bertransformasi dari produksi rumahan menjadi merek dengan lebih dari 20 lini produk dan distribusi ke seluruh Indonesia dalam dua dekade terakhir.

Pendiri Umpan Djempol Ito mengatakan usaha tersebut dirintis pada 2006 dengan menawarkan umpan praktis yang tetap memperhatikan kualitas produk.

“Dari awal kami belajar dari pemancing. Apa yang dibutuhkan di lapangan, bagaimana kebiasaan pemancing berubah, itu menjadi masukan untuk kami dalam mengembangkan produk,” kata Ito dalam keterangannya, Selasa.

Produk awal Umpan Djempol diperkenalkan melalui Varian Reguler, antara lain Amis Spesial, Keju Susu, dan Pandan Wangi. Sejumlah varian tersebut masih dipertahankan hingga kini.

Menurut Ito, perubahan kebutuhan pemancing mendorong perusahaan tidak hanya mengembangkan formula umpan, tetapi juga memperbarui proses produksi, teknologi sterilisasi, dan kualitas kemasan agar semakin praktis digunakan.

Memasuki usia ke-20 pada 2026, Umpan Djempol memperkenalkan sejumlah produk, seperti Pelet Campur Campur, Amisan dengan Enzim Amino, serta Essen Mancing dalam kemasan saset.

Perusahaan juga tengah menyiapkan produk Pelet Siap Pakai Ati Ayam untuk menambah pilihan umpan praktis bagi pemancing.

Ito menjelaskan pengembangan produk dilakukan dengan memperhatikan masukan dari pemancing dan komunitas. Masukan tersebut menjadi salah satu referensi perusahaan untuk memahami perubahan kebiasaan serta kebutuhan pengguna di lapangan.

Interaksi dengan komunitas kini turut diperluas melalui kanal digital. Selain aktif di YouTube, Umpan Djempol menggunakan berbagai media sosial untuk membagikan informasi produk, aktivitas komunitas, dan konten mengenai dunia memancing.

“Teknologinya berubah, cara komunikasinya berubah, produknya juga terus berkembang. Tapi dasarnya tetap sama, yaitu memahami dunia pemancing,” ujar Ito.

Pewarta: Antara
Uploader : M Fikri Setiawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.