Bulog dan Pemprov Sumsel Masifkan Gerakan Pangan Murah

Bulog dan Pemprov Sumsel Masifkan Gerakan Pangan Murah

Bulog dan Pemprov Sumsel Masifkan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 2 September 2026 19:13 WIB

Image Print

Wakil Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Purn Marga Taufiq saat kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 TVRI di Palembang, Rabu (2/9/2026). (ANTARA/HO/Bulog)

Palembang (ANTARA) - Perum Bulog bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga ketersediaan sekaligus stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

Wakil Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Purn Marga Taufiq saat kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 TVRI di Palembang, Rabu, mengatakan penguatan GPM menjadi salah satu langkah Bulog untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Bulog akan terus memperkuat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan untuk menjaga pasokan sekaligus membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.

“Dengan kekuatan stok yang kami miliki, Bulog akan terus memperkuat berbagai upaya untuk menjaga harga di tingkat konsumen, termasuk dengan semakin memasifkan penyaluran beras SPHP dan Bantuan Pangan,” ujarnya.

Berdasarkan posisi stok per 1 September 2026, Bulog Kanwil Sumsel dan Babel menguasai beras PSO sebanyak 104,75 ribu ton.

Selain beras, Bulog juga memiliki stok jagung pakan ternak pipil PSO dalam negeri sebanyak 5,95 ribu ton, beras komersial 18,94 ton, gula 15,53 ton, minyak goreng 711,21 ton, serta terigu 1,47 ton.

Marga mengatakan kekuatan stok tersebut menjadi modal bagi Bulog untuk menjalankan berbagai instrumen stabilisasi pangan pemerintah di wilayah Sumsel dan Bangka Belitung.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi peran Bulog dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada BULOG yang terus hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Ketersediaan stok yang kuat dan berbagai langkah stabilisasi seperti Gerakan Pasar Murah sangat penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya.

Selain meninjau pelaksanaan GPM, Marga bersama rombongan juga meninjau Pasar Pal 5 dan retail modern PD Manis di Kota Palembang.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan harga beras di tingkat konsumen sekaligus memastikan kebijakan stabilisasi pangan berjalan hingga pasar dan pusat perdagangan masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan penyaluran Bantuan Pangan di Kelurahan Tiga Puluh Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

Di wilayah tersebut, Bantuan Pangan menyasar 2.068 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Sementara secara keseluruhan, jumlah penerima di Kota Palembang mencapai 129.334 PBP.

Adapun wilayah kerja Kanwil Bulog Sumsel dan Babel mencakup 1.105.953 PBP. Masing-masing penerima memperoleh total 30 ton beras. Dengan demikian, total beras Bantuan Pangan yang disiapkan mencapai 33,17 ribu ton.

Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan permintaan dan harga beras di tingkat konsumen.

Bulog bersama Pemprov Sumsel dan pemangku kepentingan lainnya akan terus memperkuat distribusi pangan melalui GPM, penyaluran beras SPHP, Bantuan Pangan, serta pemantauan harga secara langsung di pasar.

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026