BPBD: 329 bencana alam terjadi di Sumut sepanjang Januari-Agustus 2026 - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat sebanyak 329 bencana alam terjadi di provinsi itu selama periode Januari hingga Agustus 2026.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan bencana tersebut terjadi di 33 kabupaten/kota di wilayah itu.
"Berdasarkan catatan sebanyak 329 bencana terjadi di Sumut sejak Januari hingga Agustus," ujar Sri Wahyuni di Medan, Senin.
Ia mengatakan, berdasarkan catatan bencana cuaca ekstrem merupakan yang paling tinggi terjadi dengan mencatatkan 122 bencana, disusul bencana tanah longsor sebanyak 86 kejadian.
Selain itu, bencana banjir menepati posisi ketiga tertinggi di wilayah itu yang mencatatkan 73 kejadian.
"Kebakaran hutan dan lahan tercatat sebanyak 44 kejadian, kekeringan dua kejadian, gempa bumi satu dan bencana nonalam satu kejadian," kata dia.
Dari angka tersebut, BPBD Sumut mencatat Kabupaten Deliserdang merupakan daerah paling banyak terlanda yakni 40 kejadian, disusul Kabupaten Dairi 19 kejadian, serta Kabupaten Tapanuli Tengah., Kabupaten Langkat, Kabupaten Mandailing Natal, dan Kota Gunung Sitoli masing-masing 17 kejadian.
Lalu, Kabupaten Simalungun 15 kejadian, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Toba, dan Kota Sibolaga 13 kejadian, Kabupaten Nias, Tapanuli Utara, dan Kabupaten Pakpak Bharat 12 kejadian.
Berikutnya, Kota Medan dan Kabupaten Humbang Hasudutan 10 kejadian, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Nias Selatan, dan Kota Binjai delapan kejadian, serta Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Serdangberdagai tujuh kejadian.
"Kabupaten Batubara, Kabupaten Nias Barat, dan Kota Tanjungbalai enam kejadian, Kabupaten Karo, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Samosir lima kejadian," ujarnya.
Selanjutnya, Kabupaten Nias Utara empat kejadian, Kabupaten Asahan dan Tapanuli Selatan tiga kejadian, serta Kota Tebingtinggi dua kejadian.
Data tersebut, katanya, berdasarkan laporan kejadian bencana dari BPBD kabupaten/kota yang disampaikan melalui pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana atau PUSDALOPS yang selanjutnya di input pada aplikasi yang telah disediakan.
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.