Bos Pengusaha Buka Suara soal Mal Besar Ramai-ramai Dipagari Besi Tinggi, Ternyata Bukan karena Ancaman Kerusuhan

Bos Pengusaha Buka Suara soal Mal Besar Ramai-ramai Dipagari Besi Tinggi, Ternyata Bukan karena Ancaman Kerusuhan

 Bisnis Jumat, 31 Juli 2026 - 11:53 WIB Jakarta, VIVA – Fenomena sejumlah ...

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:53 WIB

Jakarta, VIVA – Fenomena sejumlah pusat perbelanjaan besar yang memasang pagar besi tinggi di area terluarnya tengah menjadi sorotan publik. Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan beberapa mal di Jakarta hingga Surabaya kini dikelilingi pagar logam dengan tinggi sekitar 2,5 meter, memunculkan berbagai spekulasi dari warganet.

Baca Juga

Menanggapi ramainya pembahasan tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, akhirnya memberikan penjelasan. Ia menegaskan pemasangan pagar tidak berkaitan dengan ancaman kerusuhan, melainkan merupakan langkah pengelola untuk menata akses pengunjung sekaligus meningkatkan aspek keamanan kawasan pusat perbelanjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Alphonzus, tujuan utama pemasangan pagar adalah agar arus keluar dan masuk pengunjung dapat lebih teratur sehingga tidak mengganggu lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan.

Baca Juga

"Ya sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dan keluar dari mana saja, sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," ujarnya saat ditemui di Auditorium Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026.

Pengusaha Tegaskan Pagar Bukan Hal Baru

Baca Juga

Alphonzus menjelaskan, penggunaan pagar sebenarnya bukan fenomena baru di industri pusat perbelanjaan. Sejumlah mal di Indonesia bahkan telah menggunakan pagar sejak pertama kali beroperasi.

Karena itu, menurutnya, kemunculan pagar di beberapa pusat perbelanjaan belakangan ini tidak dapat langsung dikaitkan dengan isu keamanan tertentu.

"Kalau kita lihat sebetulnya, yang pasang pagar ini kan kebetulan saja. Tapi sebelumnya banyak juga pusat belanja yang sudah berdiri sejak awal dengan pagar. Jadi saya kira tujuan utamanya adalah untuk lebih menertibkan akses keluar masuk," katanya.

Ia menilai setiap pengelola memiliki pertimbangan operasional masing-masing dalam mengatur akses kendaraan maupun pejalan kaki agar aktivitas di sekitar kawasan mal tetap tertib.

Sekaligus Menjadi Perimeter Keamanan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mengatur mobilitas pengunjung, APPBI mengakui pagar juga berfungsi sebagai perimeter keamanan, terutama bagi pusat perbelanjaan yang berada di kawasan yang kerap menjadi lokasi aksi demonstrasi.

Menurut Alphonzus, keberadaan pagar memberikan batas yang jelas antara area publik di luar gedung dengan area operasional pusat perbelanjaan sehingga aktivitas di dalam mal dapat tetap berjalan dengan aman.

Halaman Selanjutnya

"Tetapi sekaligus juga tentunya, beberapa teman-teman pusat perbelanjaan yang berada di dekat dengan pusat-pusat kegiatan demonstrasi. Itu juga kan sering terjadi demonstrasi di beberapa wilayah tertentu. Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu batas pengamanan terhadap demonstrasi-demonstrasi yang suka berlangsung," jelasnya.